Alat Vital Pria Sibolga Bisa Nyambung Lagi Setelah Disayat Selingkuhan, Pelaku Masih Diperiksa

Alat Vital Pria Sibolga Bisa Nyambung Lagi Setelah Disayat Selingkuhan, Pelaku Masih Diperiksa

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Kondisi pria di Sibolga, Sumatra Utara berinisial OG (28) yang alat vitalnya hampir terputus mulai membaik setelah operasi yang dilakukan berjalan lancar.

OG sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Medika Sibolga karena alat vitalnya disayat wanita selingkuhan yang kini menjadi pelaku penganiayaan.

Kasi Humas Polres Sibolga, Iptu Suyatno menyatakan alat vital korban kini telah tersambung kembali setelah menjalani operasi.

"Sudah membaik, tapi sembuhnya belum. Alat kelaminnya yang nyaris putus juga sudah tersambung lagi, kan dioperasi langsung malam kejadian," jelasnya, Kamis (2/3/2023), dikutip dari TribunMedan.com.

Pihak rumah sakit sudah membolehkan korban pulang ke rumahnya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatra Utara.

"Korban sudah keluar dari rumah sakit, informasi dari Kasat Reskrim mungkin pulang ke Madina. Kondisinya sehat," imbuhnya.

Sementara itu, wanita selingkuhan korban yang menjadi pelaku dalam kasus ini masih menjalani pemeriksaan di Sat Reskrim Polres Sibolga.

"Pelaku masih ditahan, dan diperiksa," paparnya.

Kronologi Kejadian

Seorang wanita asal Tapanuli Selatan, Sumatra Utara berinisial AST (28) ditangkap karena menyayat alat vital pria selingkuhannya di dalam hotel, Sabtu (25/2/2023) malam.

Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja mengatakan kasus ini terjadi di sebuah hotel di Sibolga saat keduanya sedang selingkuh.

Diketahui, AST dan OG telah memiliki suami dan istri yang sah sehingga keduanya diduga merupakan pasangan selingkuh.

"Sekitar pukul 19.30 WIB, kami mendapatkan laporan dari warga bahwa ada warga yang terluka di salah satu hotel," ungkapnya, Minggu (26/2/2023).

Setiba di lokasi kejadian, polisi langsung mengamankan AST dan membawa korban ke rumah sakit.

"Kami mendapati bahwa ada satu orang laki-laki, terluka di bagian alat kelaminnya."

"Korban langsung kita bawa ke rumah sakit, sekaligus mengamankan diduga pelaku berinisial AST," imbuhnya.

Ia mengatakan pelaku menolak berhubungan badan saat berada di dalam hotel.

Karena ajakannya ditolak, korban mengancam akan menyebarkan video asusila mereka.

Pelaku yang merasa kesal menyiapkan senjata tajam keris saat korban sedang mandi.

"Sehabis mandi, si laki - laki ini, pelaku mengambil senjata tajam keris kemudian melukai alat kelaminnya, hingga terluka," jelasnya.

Korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena luka di bagian alat vitalnya.

"Saat ini kondisi korban masih di rumah sakit Mitra Medika, sambil menunggu pihak keluarganya untuk dilakukan tindakan medis selanjutnya," bebernya.

Iptu Suyatno mengatakan, AST dan OG mengaku sebagai pasangan suami istri yang berasal dari Padangsidimpuan ke pihak hotel ketika reservasi.

Karena mengaku sebagai pasangan suami istri, pihak hotel lantas mempersilakan keduanya menginap.

"Pengakuannya mereka ini dari Kota Padangsidimpuan mau ke Pulau Nias," sambungnya.

Suyatno membenarkan jika pelaku dan korban bukan pasangan suami istri melainkan selingkuhan.

"Awalnya janji ketemuan di Kota Padangsidimpuan, lalu pergi bersama ke Sibolga."

"Mereka ini bukan pasangan suami istri, keduanya punya pasangan masing-masing atau sudah menikah satu sama lainnya," jelasnya.

Setelah AST diamankan, penyidik masih akan mendalami motif AST menyayat kemaluan pasangan selingkuhannya.

"Dugaan awal karena wanita ini menolak berhubungan badan."

"Lalu, karena merasa tersinggung dengan ucapan korban, pelaku pun kemudian menyayat organ intim korban," pungkasnya.

Sumber: tribunnews
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita