Mencengangkan, Pemb*nuh Berantai Wowon Punya ‘Alter Ego’ Jadi Dalang Bernama Aki Banyu, Baru Jujur Soal Pembun*han Jika Ganti Peran

Mencengangkan, Pemb*nuh Berantai Wowon Punya ‘Alter Ego’ Jadi Dalang Bernama Aki Banyu, Baru Jujur Soal Pembun*han Jika Ganti Peran

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO -Kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon Erawan alias aki (60), Solihin alias Duloh (63) dan Dede (35) masih dalam penyelidikan. 

Kasus ini menghebohkan Indonesia karena menewaskan 9 korban di Cianjur, Garut dan Bekasi. 

Kini terungkap fakta baru yang mencengangkan, ternyata Wowon memiliki profesi lain. Hal ini diungkapkan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi. 

Hengki menyampaikan bahwa Wowon Erawan memiliki kepiawaian sebagai dalang menyebut dirinya ‘Aki Banyu’. Aki Banyu sendiri merupakan figure fiktif yang diciptakan Wowon untuk memberikan perintah pelaku lain untuk mengeksekusi korban. 

“Wowon ini selain pekerjaan yang lain, profesinya adalah dalang. Jadi suaranya bisa berubah-ubah," ujar Hengki pada Selasa (24/1/2023).

 “Jadi ini cukup unik, ternyata tersangka Wowon ini berperan sebagai Aki Banyu. Selain atas nama Wowon, ternyata yang bersangkutan ini berperan sebagai Aki Banyu yang merupakan figur fiktif,” lanjutnya. Kepiawaian Wowon dalam menjadi dalang juga telah dipraktikan langsung. 

Di sinilah Wowon alias Aki berbicara blak-blakan soal lokasi korban pembunuhan berantainya. “Saat memeriksa si Wowon, kalau ditanya langsung susah. Tapi, kalau dia jadi dalang, kebuka semua itu sambil dalang dia. 

Di mana korbannya, disimpan di sini, ini fakta,” ungkap Hengki. Dia juga mengungkapkan bahwa para korban pembunuhan berantai Wowon Cs tewas akibat dicekik hingga diracun. “Tenyata dalam modus untuk membunuh korbannya juga berkembang. 

Contohnya ada yang dicekik dan diracun,” jelas Hengki. Motif Pembunuhan Berantai Wowon Cs Kabar mencengangkan dari Cianjur dan Bekasi, terjadi kasus pembunuhan berantai yang menewaskan 9 orang.

Ditetapkan 3 pelaku dalam kasus tersebut yakni Wowon Erawan alias Aki (60) bersama Solihin alias Duloh (63) dan Dede (35). 

Terbongkarnya kasus pembunuhan berantai berawal ketika satu keluarga di Bekasi tewas keracunan di antaranya Ai Maemunah, Riswandi dan Ridwan. Korban Maemunah merupakan istri dari pelaku Wowon. Ketiganya tewas diracun pestisida. Pasca satu keluarga tewas di Bekasi, Wowon suami Maemunah justru menghilang tanpa jejak. 

Setelah dilakukan penelusuran, Wowon ditemukan di Cianjur. Kini, terungkap fakta mencengangkan baru bahwa pembunuhan yang dilakukan Wowon Cs juga dilakukan di Cianjur. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran mengungkapkan diduga motif pembunuhan Wowon adalah pembunuhan berantai berkedok supranatural. 

Ketiga pelaku menghabisi para korban untuk menguasai hartanya. “Saudara Dulah atau Solihin ini menarasikan dirinya memiliki kemampuan untuk mampu meningkatkan kekayaan lalu kemudian menyuruh Aki atau Wowon untuk mencari korban,” ujar Fadil Imran. 

Namun, ketika para korban tak kunjung menerima kesuksesan yang dijanjikan maka Wowon segera melaporkan ke Dulah. “Setelah Aki mendapatkan korban atau target yang ingin sukses kemudian diambil uangnya. Namun ketika kesuksesannya tak kunjung diraih maka tentunya dia akan menagih,” sambungnya. 

Takut aksi penipuan berkedok supranaturnya terbongkar Wowon dan Duloh pun mengeksekusi para korban yang menagih janji. “Maka Aki melaporkannya kepada Duloh, Duloh yang kemudian mengeksekusi para korban dengan mengajak para korban ke rumahnya dan kasih minum racun, dan orang yang mengetahuinya pun dianggap berbahaya dan dihilangkan,” jelas Fadil Imran.

Sumber: tvOne
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita