Heboh Video Wanita Ngaku Putri PNS Diduga Hina Anak Petani: Gaji Bapakku Siap Membiayai Hidupmu

Heboh Video Wanita Ngaku Putri PNS Diduga Hina Anak Petani: Gaji Bapakku Siap Membiayai Hidupmu

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Orang tua bekerja untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk kebutuhan anaknya.

Apapun pekerjaan dari orang tua sepantasnya tidak menjadi bahan cemoohan orang lain.

Namun, apa jadinya jika ada seseorang anak yang menghina pekerjaan dari orang tua anak lainnya?

Mungkin saja seseorang tersebut akan mendapat kecaman.

Seperti yang menimpa wanita ini. Setelah membuat konten video yang dirasa menghina anak petani, wanita ini langsung memperoleh kecaman dari publik.

Berawal dari mengunggah video TikTok dengan narasi yang dirasa menghina pekerjaan seorang petani. Wanita ini langsung mendapatkan celaan dari publik.

Dalam video yang ia buat, wanita tersebut mengungkapkan bahwa gaji ayahnya yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat membiayai hidup seorang anak petani.

"Loh anak petani ya? Kenalin anak PNS. Bersama anak PNS gaji bapakku siap membiayai hidupmu! Anak PNS! jaya, jaya, jaya!" ungkap wanita tersebut dalam videonya yang diunggah ulang akun Instagram @memomedsos.

Aksi dari wanita ini pun lantas menjadi sorotan dari warganet.

Dalam kolom komentar unggahan akun Instagram @memomedsos pada Senin (29/08/22), warganet beramai-ramai memberikan komentar menohok untuk wanita ini.

"Widih, bentar lagi kelar palingan," kata seorang warganet.

"Bapakmu yang PNS, terus si mbaknya kerja apa ya?" imbuh warganet lain.

"Jangan salah petani tapi kalau yang punya lahan sawahnya berarti dia kaya banget loh," ujar warganet lain.

"Iya emang gaji PNS lebih besar daripada petani. Tapi pendapatan petani sekali panen bisa beli mukamu lusinan," tambah warganet lain.

"Coba tanya bapaknya, SK-nya ada di mana," terang warganet lain.

"Yah, zaman sekarang masih bisa bangga anak PNS. Punya usaha sendiri baru boleh bangga mbak," komentar lain dari warganet.
Sumber: suara
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita