Nama dan Gambarnya Dicatut Serang Keturunan Arab, Gus Mus: Apa Sebenarnya Tujuan Orang Ini?

Nama dan Gambarnya Dicatut Serang Keturunan Arab, Gus Mus: Apa Sebenarnya Tujuan Orang Ini?

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Ulama karismatik, KH Mustofa Bisri kembali dicatut nama dan gambarnya untuk menyebarkan hoax yang mendiskreditkan keturunan Arab. Hoax tersebut berpotensi memecah belah bangsa Indonesia yang beragam.

Informasi pencatutan nama dan gambar KH Mustofa Bisri, disampaikan melalui akun resmi media sosial ulama yang akrab disapa Gus Mus tersebut, @s.kakung. "Apa sih sebenarnya maksud tujuan 'orang' yang membuat dan menyebarkan h o a x dengan mencantumkan nama dan gambarku semacam ini," tulis Gus Mus dalam keterangan unggahannya, Selasa (28/12/2021).

Unggahan itu berisi kalimat provokatif lengkap dengan foto dan nama KH Mustofa Bisri. Jadi seolah-olah kalimat tersebut diucapkan oleh putra dari penyusun Kitab Tafsir al-Ibriz, KH Bisri Mustofa tersebut. Kalimat itu berbunyi:

"Jadi warga keturunan Arab, jangan klaim bahwa kalianlah yang pertama mengajari kami berislam, karena ada Wali Songo yang telah lebih dulu membimbing kami, bahkan 3 diantaranya dari Cina. Biarkan kami beragama Islam melakukan hablumminallah dan hablumminannas dengan cerdas, bukan teriak takbir tapi kelakuan kafir.

Kami akan ....... Rasulullah sebagai pedagang yang menghidupi jutaan manusia. Itulah yang dilakukan orang Cina. jangan tularkan kepada kami kebiasaan perang, biarkan kami terbiasa menjadi pedagang, tetapi bukan dagangan agama, menjual surga".

Unggahan ini telah distempel HOAX yang cukup besar sehingga ada kata-kata yang tidak bisa terbaca.

Meski baru diunggah sekitar 30 menit, unggahan ini telah mendapatkan 3.261 likes dan 107 komentar. Sebagian besar netizen menyesalkan hoax tersebut.

"Memecah belah umat dgn menggunakan nama Abah, ini zalim sekali. Ya Allah," tulis rozi.majid.

"Semoga yai dijauhkan dari orang2 yang zhalim," tulis lula.mufiid.

"Mugi panjenengan sehat selalu dan tiang ingkan membuat Hoax niku disadarkan oleh Allah bahwa tindakannya adalah SALAH," tulis kevyn_ff.

Sebelumnya pencatutan serupa juga pernah dialami Gus Mus. Paman KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih periode 2021-2026 ini dibenturkan dengan Front Pembela Islam (FPI).

Atas pencatutan itu, keluarga Gus Mus pun murka. "Dear para pendukung fanatik Pak Jokowi, buzzer atau bukan. Kalau kalian ingin berkampanye melawan FPI, lakukanlah dengan cara yg baik. Jangan mencatut nama Abah saya, KH. Mustofa Bisri (Gus Mus). Setidaknya sudah tiga tahunan ini kami dibuat repot gara2 ulah kalian. Stop it!," ujar Ienas melalui akun Twitter miliknya @tsuroiya, Senin (14/12/2020). [sindo]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita