Masa Kecil Khamzat Chimaev: Hidup di Tengah Perang & Kelaparan
logo

1 November 2021

Masa Kecil Khamzat Chimaev: Hidup di Tengah Perang & Kelaparan

Masa Kecil Khamzat Chimaev: Hidup di Tengah Perang & Kelaparan


GELORA.CO - Khamzat Chimaev telah mengejutkan dunia dengan keterampilan bertarung yang luar biasa. Ia baru saja menaklukkan Li Jingliang dengan cepat di UFC 267, Minggu (31/10) dini hari WIB.

Pertarungan kelas welter itu hanya berlangsung selama satu ronde. Chimaev berhasil meredam Jingliang dengan kuncian rear naked choke kurang dari empat menit.

Chimaev saat ini memiliki rekor 10-0 dan disebut-sebut bisa meraih gelar juara dunia. Akan tetapi, semua gilang-gemilang itu berawal dari tempat yang sulit.

Petarung berjuluk 'Borz' itu harus bekerja sepanjang hidupnya. Ia pernah bekerja sebagai penjaga dan bercita-cita menjadi petugas pemadam kebakaran.

Chimaev juga memiliki ingatan tentang pergi keluar dari negara asalnya dan menetap di negara lain. Petarung Swedia kelahiran Rusia itu harus melalui masa sulit karena perang dan kelaparan.

"Saya dibesarkan dalam agama saya, beberapa desa kecil. Itu adalah waktu yang sulit ketika saya masih muda. Saya ingat hal itu seperti setelah perang. Saya datang ke dunia ini ketika perang dan, ya, itu adalah waktu yang sulit tanpa makanan," cerita Chimaev kepada ESPN dikutip dari Essentially Sport.

Petarung 27 tahun tersebut mengaku tak mengerti mengapa perang berkecamuk di kampung halamannya. Hal itu tentu menyakitkan bagi sebagian besar orang.

"Ada perang. Ini seperti perang melawan Rusia dan kemudian orang-orang di Chechnya, mereka mendapat kabar tentang orang-orang Chechnya yang berlawanan dengan mereka," tutur Chimaev.

"Saya tidak tahu mengapa itu terjadi. Hal-hal besar yang membunuh orang dan mengapa kita tidak bisa hidup seperti biasa. Anda tahu, jka Anda tumbuh dengan hal-hal ini, Anda tahu, perang dan, setelahnya tidak ada yang ingin melihat itu lagi," tambahnya.

Kendati demikian, kondisi negaranya kini sudah membaik. Chimaev sendiri berjuang dan meraih kemenangan demi kemenangan untuk orang-orang di negaranya.

"Sekarang semuanya baik-baik saja, semuanya lebih baik. Saya senang untuk negara saya dan akan melakukan sesuatu untuk orang-orang ini," kata Chimaev.

"Ketika saya bertarung, memenangkan pertarungan saya, jika mereka sedikit tersenyum, saya akan menang untuk mereka," tandasnya. [kumparan]