Co-Founder Formula E Bantah PSI: Jakarta Bukan Satu-satunya Pembayar Commitment Fee

Co-Founder Formula E Bantah PSI: Jakarta Bukan Satu-satunya Pembayar Commitment Fee

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Co-founder Formula E Alberto Longo membahtah isu bahwa Jakarta adalah satu-satu kota penyelenggara yang membayar commitment fee. Isu ini pernah disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI dari Fraksi PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo.

"Tidak. Ada kota lain yang bayar," kata Alberto Longo di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 24 November 2021.

Longo menyebut commitment fee yang dibayarkan oleh Jakarta tidak lebih besar daripada kota-kota penyelenggara Formula E lainnya. Walau begitu, Alberto menolak mengungkapkan angkanya karena dianggap rahasia.

Wakil Formula E Operations (FEO) itu juga mengatakan bahwa Formula E adalah kejuaraan dunia. Biaya penyelenggaraan ajang balap mobil listrik ini diakuinya memang besar. "Sebagai contoh, biaya balapan untuk satu hari selalu berada di sekitar 25 juta dolar," ujarnya.

Sebelumnya, politikus PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengklaim kota-kota lain yang menyelenggarakan Formula E tidak punya klausul commitment fee kecuali Jakarta.

"Dari 24 kota yang menyelenggarakan, riset kami, bisa jadi kami kurang dalam tapi kami sudah coba mencari setiap kota yang menyelenggarakan, kami tidak menemukan commitment fee di dalamnya," kata Anggara dalam sebuah diskusi daring, Jumat, 3 September 2021.

Anggara mengatakan BUMD DKI Jakarta, yaitu PT Jakarta Propertindo (Jakpro) terikat kontrak dengan Formula E Operations (FEO) untuk penyelenggaraan ajang balap mobil listrik itu selama lima tahun. Jakpro diwajibkan membayar commitment fee sebesar Rp 360 miliar per tahun.

Selain itu, dalam kontrak juga disebutkan ada penambahan pembayaran sebesar 10 persen di setiap tahun. Maka jika ditotal selama 5 tahun, commitment fee Formula E mencapai Rp 2,3 triliun.

"Seluruh dana itu berasal dari APBD," kata Anggara.

Menurut Anggara, PT Jakpro sudah pernah membayar commitment fee sebesar Rp 360 miliar pada 2019 untuk penyelenggaran Formula E tahun 2020. Namun, ajang tersebut batal digelar di tahun 2020.

Selanjutnya pada tahun 2020, PT Jakpro kembali membayar commitment fee tahap 1 sebesar Rp 200 miliar untuk penyelengaraan Formula E di 2021. Namun, Anggara mengaku mendapat kabar bahwa Jakarta juga tak masuk sebagai kota penyelenggara Formula E di tahun 2021.

Dari dua kali pembayaran commitment fee Formula E itu, kata Anggara, uang yang sudah dikeluarkan mencapai Rp 560 miliar. "Commitment fee sifatnya hangus," kata Anggara.[tempo]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita