Sri Mulyani: Pandemi Ini Tidak akan Selesai dan Bukan yang Terakhir

Sri Mulyani: Pandemi Ini Tidak akan Selesai dan Bukan yang Terakhir

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengaku bersyukur karena penularan Virus Corona atau Covid-19 yang beberapa waktu lalu cukup masif kini dapat dikendalikan dengan sangat baik berkat semua pihak.

Dia menilai, pengendalian kasus Covid-19 yang kini tertangani merupakan pencapaian yang tidak sia-sia.

"Penurunan kasus semenjak awal meledaknya Covid-19 varian Delta di sekitar bulan Juli awal hingga sekarang mencapai lebih dari 95 persen drop turunnya kasus di hampir semua kawasan di Indonesia ini sebuah pencapaian yang tidak sia-sia dan bukan sesuatu yang sepele," kata Sri Mulyani dalam acara webinar Festival Transformasi Kementerian Keuangan, Selasa (19/10/2021).

Namun, kata bendahara negara ini, masyarakat tetap diminta agar tetap waspada karena ancaman penularan Covid-19 masih sangat bisa saja terjadi, jika mengabaikan protokol kesehatan yang dibuat pemerintah. Pasalnya, kata dia, Pandemi Covid-19 tidak akan selesai dan bukanlah yang terakhir. 

"Pandemi atau dalam hal ini Covid-19 menciptakan pandemic kali ini bukanlah yang pertama kali dan juga bukan yang terakhir kali, artinya dunia termasuk Indonesia harus menyadari bahwa fenomena ancaman seperti yang terjadinya pandemi ini tidak akan selesai atau tidak akan menjadi yang pertama kali dan terakhir kali," katanya.

Dalam lingkungan dunia sekarang ini, dia mengemukakan perlu diikhtiarkan cara-cara menangani dan menyiapkan, jikalau sampai pandemi terjadi, pun langkah seharusnya untuk bisa mencegah sedini mungkin, sehingga tidak menimbulkan dampak yang luar biasa.

"Ini adalah sebuah fenomena atau kejadian yang sangat sangat luar biasa Oleh karena itu bangsa-bangsa di dunia yang harus berpikir dan berikhtiar, bagaimana kita bisa mencegah terjadinya hal seperti ini lagi ke depan, karena sudah saya sampaikan, pandemi ini bukan yang pertama dan bukan yang terakhir," pungkasnya. [suara]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita