Polisi Selidiki Aksi 'Panglima Jenderal' Kibarkan Bendera NII di Garut
logo

14 Oktober 2021

Polisi Selidiki Aksi 'Panglima Jenderal' Kibarkan Bendera NII di Garut

Polisi Selidiki Aksi 'Panglima Jenderal' Kibarkan Bendera NII di Garut


GELORA.CO -Video seorang pria mengibarkan bendera dan mengajak warga masuk Negara Islam Indonesia (NII) di Garut bikin heboh. Polisi turun menyelidiki aksi tersebut.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan pihaknya sedang mendalami kejadian tersebut. "Sedang dalam penanganan," kata Wirdhanto kepada wartawan di Polres Garut, Kamis (14/10/2021).

Dia belum menjelaskan secara rinci proses penanganan kasus tersebut. Namun, dia memastikan kasus tersebut sedang didalami.


Menurut sejumlah informasi yang dihimpun, pihak Polres Garut sudah memanggil sejumlah saksi terkait kejadian itu.

Aksi pengibaran bendera dan ajakan masuk NII itu diketahui terjadi di Kecamatan Pasirwangi, Garut. Menurut Kepala Kesbangpol Garut Wahyudijaya, kejadian itu berlangsung tahun 2019 lalu.

"Kalau dilihat dari data yang kami terima, itu rekaman tahun 2019," kata Wahyu.

Sementara itu, dari penelusuran detikcom, Kamis (14/10/2021) pagi, ada 57 video dalam channel YouTube tersebut. Mayoritas video diisi orang-orang yang sama, seperti dalam video berjudul 'Welcome' yang bikin heboh belakangan ini.

Video pertama dalam channel yang memiliki 208 subscriber itu diunggah 18 Juli 2019 dengan judul 'News heboh ada ustad Pancasila&ulama Pancasila ??!!'.

Dalam video itu seorang pria memakai kaus berkerah, sembari duduk bersila menyatakan bahwa dirinya adalah Ustaz Pancasila. "Saya sebagai Ustaz Pancasila yaitu Ustaz yang mempertahankan RI/NKRI 17 Agustus 1945 dan UUD 1945," kata pria tersebut.

Sementara video terbaru dalam channel itu diunggah sekitar 2 Minggu lalu, tepatnya pada Kamis (30/9/2021). Video itu berjudul 'TALAGA BEDAH'.

Di video itu terlihat tiga orang pria menghadap kamera. Satu di antaranya berada di mimbar kecil dengan foto Garuda Pancasila di depan

Di belakang mereka, terpampang bendera merah-putih dengan bulan-bintang yang merupakan bendera Negara Islam Indonesia (NII).

"Saudaraku se-bangsa, se-tanah air. Saya, Al-Mahdi Ar-Rasyid, Panglima Jenderal' DI/TII NII. Dan, dua jenderal, DI/TII NII atau tiga jenderal, menyatakan tutup Lawang sigotaka," kata salah seorang pria.

Sementara mengenai video ajakan masuk NII yang viral itu, diunggah di akun yang sama tanggal 8 Agustus 2021 lalu. Dalam video itu ada tiga orang pria yang salah satunya menyerukan masyarakat untuk bergabung dengan NII.

"Welcome....welcome. Silakan memasuki Negara Islam Indonesia," katanya.

Pria yang mengaku Panglima Jenderal' NII itu mengacau. Dia bahkan bawa-bawa nama PBB dan Amerika Serikat.

"Silakan welcome....welcome kepada yang terhormat PBB, gedung putih Amerika Serikat, welcome....welcome," kata pria tersebut.(detik)
close
Subscribe