Permintaan Maaf Kace ke Irjen Napoleon dalam Bayang Ketakutan

Permintaan Maaf Kace ke Irjen Napoleon dalam Bayang Ketakutan

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Permintaan maaf sempat disampaikan Muhammad Kece alias Kace kepada Irjen Napoleon Bonaparte. Kace khawatir dipukul lagi oleh Napoleon.

Klaim Pengacara Napoleon
Adanya permintaan maaf dari Kace ke Napoleon itu awalnya terungkap dari keterangan pengacara Napoleon, Ahmad Yani. Yani mengklaim Kace telah mencabut laporan dugaan penganiayaan.

"Surat yang ditujukan kepada Direktorat Pidana Umum, yaitu tanggal 3 September dia mencabut laporannya. Nah, ini semuanya sudah ada permohonan maaf dari Kace. Baik permohonan maaf kepada umat Islam, sudah ada pernyataan perdamaian dan dia sudah mencabut sendiri," kata Yani dalam jumpa pers di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (7/10).


Yani mengaku heran mengapa polisi tak menerapkan restorative justice dalam kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan Napoleon terhadap Kace. Dia mengatakan Kace juga sudah meminta maaf soal pernyataannya.

"Kenapa restorative justice tidak dilakukan. Ini Si Kace sendiri ini ada suratnya, sudah meminta maaf kepada umat Islam, ada surat pernyataannya. Pertama surat pernyataan yang ditulis oleh Kace sendiri kepada Napoleon Bonaparte yang menyatakan permohonan maaf, ini permohonan maaf," kata Yani sembari menunjukkan surat tersebut.

"Terus ada pernyataan dia minta damai, yang minta damai ini bukan kawan-kawan, Kace-nya sendiri dibuat di atas meterai juga," lanjutnya.

Polisi Tegaskan Kace Tak Cabut Laporan
Pernyataan pengacara Napoleon soal laporan dugaan penganiayaan itu dicabut dibantah oleh polisi. Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengungkapkan tidak ada pencabutan laporan dari M Kace.

"Tidak ada permintaan pencabutan dari KC (Kace)," ujar Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi saat dihubungi, Jumat (8/10/2021).

Andi menjelaskan Kace justru membuat surat permintaan maaf kepada Irjen Napoleon. Hanya, kata Andi, surat permintaan maaf itu tidak menghambat proses penyidikan dugaan penganiayaan oleh Irjen Napoleon.


"Yang ada adalah surat permintaan maaf KC kepada NB (Napoleon Bonaparte). Tidak (mengganggu penyidikan)," tuturnya.


Alasan Kace Minta Maaf
Polisi mengungkap alasan Kace meminta maaf ke Napoleon. Permintaan maaf ini dilakukan karena Kace takut dipukul Irjen Napoleon lagi.

"(Kace minta maaf) karena takut dipukuli lagi oleh NB (Napoleon Bonaparte)," ujar Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi saat dimintai konfirmasi, Jumat (8/10).

Adapun Kace dianiaya oleh Irjen Napoleon di Rutan Bareskrim Polri pada 26 Agustus 2021 dini hari, atau malam pertama di mana Kace mendekam di rutan. Saat itu, Irjen Napoleon diduga memukul dan melumuri kotoran manusia ke Kace dibantu oleh beberapa tahanan lain.

Di hari yang sama, pada sore harinya, Irjen Napoleon kembali mendatangi Kace. Napoleon memukul Kace dengan tangan kosong lagi demi menunjukkan kekuasaan.

Bareskrim Koordinasi Pindahkan Irjen Napoleon ke LP Cipinang
Di sisi lain, Bareskrim Polri kini berencana memindahkan terdakwa kasus Irjen Napoleon Bonaparte dari Rutan Mabes Polri ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang. Pemindahan itu dilayangkan lantaran Irjen Napoleon kerap berulah di tahanan.

"Tahanan hakim sedang kita koordinasi untuk dipindahkan ke Lapas Cipinang," ujar Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto kepada wartawan, Jumat (8/10/2021).


Agus menjelaskan, Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dirtipidkor) Bareskrim Brigjen Djoko Purwanto sedang melakukan koordinasi untuk pemindahan tersebut. Namun Agus belum merinci lebih lanjut kapan Irjen Napoleon akan dipindahkan.

"Sedang dikoordinasikan oleh Dirtipidkor," imbuhnya(detik)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita