Soal Jokowi 3 Periode, Direktur ASI: Jokowi Menolak soal Capres tetapi Akhirnya Malah Nyapres

Soal Jokowi 3 Periode, Direktur ASI: Jokowi Menolak soal Capres tetapi Akhirnya Malah Nyapres

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI) Ali Rifan angkat suara tentang wacana penambahan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi tiga periode. 
 
Ia menilai kondisi itu bisa saja terjadi, meski akan banyak pertentangan dari publik. 
 
Ali lantas kembali menyinggung ucapan Presiden Jokowi yang enggan mencalonkan diri untuk kali ketiga sebagai presiden. 

"Kalau ditanya mungkin, itu semi kemungkinan. Jadi, bisa saja terjadi (Jokowi tiga periode, red) meski beliau beberapa kesempatan membantah wacana ini," beber Ali Rifan kepada GenPI.co, Selasa (21/9). 

Jika Jokowi menginginkan tiga periode, itu akan menimbulkan gejolak luar biasa di Indonesia. 
 
Sebab, kata dia, ucapan mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan kembali dipertanyakan kebenarannya. 

Menurut dia, kondisi tersebut bahkan mirip dengan pencalonan presiden untuk kali pertama Jokowi pada 2014. 
 
"Awalnya, kan, Jokowi selalu menolak komentar soal capres, tetapi akhirnya malah nyapres," jelasnya. 
 
Sebagaimana diketahui, masa jabatan presiden sudah diatur dalam UUD 1945 yang hanya mengizinkan untuk dua periode. 

Namun, kondisi tersebut bisa berubah mengingat masih ada jalan melalui amendemen UUD 1945 tentang aturan tersebut. 
 
Sementara itu, dukungan kepada Presiden Jokowi untuk kembali bertarung pun mengalir melalui Komunitas JokPro (Jokowi-Prabowo) 2024. [genpi]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita