Santri Tutup Telinga saat Vaksin, PA 212: Panitia Kurang Bijak, Nggak Paham Culture Santri

Santri Tutup Telinga saat Vaksin, PA 212: Panitia Kurang Bijak, Nggak Paham Culture Santri

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Slamet Maarif turut memberikan komentar terkait viralnya video yang memperlihatkan para santri sedang ikuti rangkaian vaksinasi kompak menutup telinga ketika musik barat terputar. Slamet mengkritik panitia acara yang dianggap kurang bijak.

"Panitia kurang bijak nggak paham lain ladang lain ilalang," kata Slamet saat dihubungi, Selasa (14/9/2021).

Slamet mengatakan, budaya santri jelas jauh berbeda dengan masyarakat pada umumnya. Sehingga memperdengarkan musik apalagi jauh dari apa yang sudah dipelajari oleh santri merupakan hal yang tak bijak.

"Culture santri beda dengan culture masyarakat pada umumnya. Sangat disesalkan dan disayangkan mestinya dengarkan Tilawah Qur'an atau sholawat. Jadi santri tidak kaget seperti itu," tuturnya.

Berdasarkan syariat Islam, Slamet mengatakan beberapa pihak ada yang memang tidak sama sekali mendengar musik. Alasannya, kata dia, bisa saja untuk fokus dan agar hafalannya tak hilang.

"Ke depan saya berharap satgas daerah yang bertugas tim vaksinasi lebih bijaksana," tandasnya.

Viral

Untuk diketahui, sebuah video para santri menutup telinga tengah menghebohkan dunia maya. Tampak mereka tengah mngantre vaksin di sebuah ruangan. Namun dengan kompak, santri tersebut menutup telinga karena ada musik barat yang diputar.

Dalam video itu, diperkirakan para santri masih duduk di bangku sekolah lanjutan. Dengan rapi, mereka duduk di bangku yang telah dipersiapkan.

Para santri kompak menunduk, dan memegang sembari menutup telinganya, karena di lokasi vaksin tengah diputar musik barat.

Lalu narasi dari video ini mendukung keterangan aksi para santri. Dengan narasi pernyataan dimulai dengan kalimat "Masya Allah, santri kami sedang antre vaksin," ujar suara yang diduga sang guru.

Dengan menyebut pujian lalu ia menambahkan, jika di tempat vaksin tengah diputer lagu Jeremy Zucker, yang dinyanyikan Comethru.

"Qodratullah, di tempat vaksin ini diputar musik. Anda lihat jika santri-santri kami tengah menutup telingannya, agar tidak mendengarkan musik ini," ujar sumber suara.

Ia pun menutup dengan turut menutup pernyataanya dengan pujian,"Barakallah," ucapnya. [suara]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita