Rocky Gerung Dapat Lahan dari Mafia Tanah, Eka Gumilar: Ia Menutupi Kedunguannya dengan Salahkan Sentul City
logo

12 September 2021

Rocky Gerung Dapat Lahan dari Mafia Tanah, Eka Gumilar: Ia Menutupi Kedunguannya dengan Salahkan Sentul City

Rocky Gerung Dapat Lahan dari Mafia Tanah, Eka Gumilar: Ia Menutupi Kedunguannya dengan Salahkan Sentul City


GELORA.CO - Konsultan property Eka Gumilar meminta persoalan antara Rocky Gerung dengan PT Sentul City jangan ditarik ke ranah politik.

Eka menyebut masalah tersebut harus dilihat secara objektif berdasarkan hak perolehan tanah maupun legalitasnya.

"Persoalan ROCKY GERUNG dg SC itu hitam putih....
Bisa diliat alas hak perolehan tanahnya,legalitasnya dll
Jangan krn pertemanan objektifitas kita jadi hilang
Sy turut prihatin dg mslh RG,tp juga harus objektif jgn semua dibawa ke ranah politik", tulisnya dikutip gelora.co di akun twitter @ekagumilars, Minggu (12/9/2021).

Eka Gumilar juga menyindir Rocky Gerung berusaha menutupi 'kedunguannya' karena telah membeli lahan bermasalah dari mafia tanah, lantas menyalahkan PT Sentul City.

"ROCKY GERUNG Menutupi kedunguannya membeli lahan bodong dari mafia tanah,sentul city yg disalahkan?", tulis Eka.

Eka lantas menyentil Rocky Gerung yang seakan mempolitisir kasus tersebut dengan menyeret-nyeret Prabowo.

"Lebih dungu lagi  seperti menyeret masalah jadi arena pertarungan cebong kampret? Dipolitisir
Makin parah sakitnya bangsa kt ini
Sy hapal area sentul city sejak 1996", tegasnya.

Sebelumnya Rocky Gerung menilai ada unsur politis yang terjadi dalam pengambilan lahan yang dilakukan Sentul City. Karena jika dilakukan secara fair, mestinya penggusuran itu dilakukan sampai ke rumah Prabowo. Kediaman Rocky sendiri tak begitu jauh dari kediaman Menhan RI, Prabowo Subianto, di bukit Hambalang.

"Ya mestinya sampai di situ tapi saya tidak tahu apa, atau ada nego tertentu karena mungkin disitu politisnya, aspek politisnya dan itu satu paket aja kan penguasaan lahan," kata Rocky dalam tayangan Youtube FNN yang dikutip Wartaekonomi, Jumat 10 September 2021. 

Rocky Gerung Dapat Lahan dari Narapidana Kasus Jual Beli Tanah

PT Sentul City menegaskan jika lokasi villa milik Rocky Gerung yang seluas 800 meter persegi berdiri di atas tanah milik perseroan, sehingga diminta untuk dibongkar.

Presiden Direktur PT Sentul City Tbk, Tjetje Muljanto mengatakan bahwa perseroan mendapatkan tanah tersebut sejak tahun 1990-an dengan cara menerima pelepasan dari tanah HGU PTPN 11 Pasing Maung seluas 1.100 hektare yang berlokasi di Bojong Koneng Kecamatan Babakan Madang.

“Tahun 1994 HGU tersebut beralih menjadi HGB No.2 Bojongkoneng yang berlaku sampai dengan tahun 2013 dan 2012 dilakukan pemecahan HGB, yang salah satu pecahannya adalah HGB No.2411 yang di klaim didalamnya oleh RG,” kata Tjetje dalam penjelasnnya kepada Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/9/2021).

Menurut Tjetje, Rocky Gerung mendapatkan tanah tersebut dengan cara oper alih garapan dai H.Andi Junaedi yang merupakan narapidana kasus jual beli tanah Sentul City dan pemalsuan surat.

“Dan surat oper alih garapan Rocky Gerung ditandatangani oleh Acep Supriatna alias Ucok, Kepala Desa yang menjabat yang juga cukup banyak kasus yang dilakukannya,” terang Tjetje.

Lebih lanjut Tjetje menuturkan bila saat ini pihaknya tengah melakukan pemanfaatan, penataan dan penguasaan terhadap aset-aset perusahaan dengan cara pemagaran dan landd clearing.

Menurutnya, dampak permasalahan tersebut terhadap operasional dan kinerja perusahaan belum ddapat dihitung. “Namun hingga saat ini belum ada informasi atau kejadian penting yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta mempengaruhi harga saham perusahaan,” tutupnya.

Seperti diketahui bahwa Rocky Gerung mendapat somasi dari PT Sentul City yang isinya meminta mengosongkan lahan dan membongkar rumah di Desa Bojong Koneng, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (*)