Buat SK Pengangkatan Tenaga Kontrak Palsu, Pegawai Honor Metro Raup Rp 500 Juta
logo

11 September 2021

Buat SK Pengangkatan Tenaga Kontrak Palsu, Pegawai Honor Metro Raup Rp 500 Juta

Buat SK Pengangkatan Tenaga Kontrak Palsu, Pegawai Honor Metro Raup Rp 500 Juta


GELORA.CO - Seorang pegawai honorer Dinas Pekerjaan Umum Kota Metro inisial DS (40) ditangkap aparat kepolisian karena membuat surat keputusan pengangkatan tenaga kontrak palsu. 

DS memalsukan tanda tangan Kepala BKPSDM Pemkot Metro, Welly Ardi Wantra dalam membuat SK pengangkatan tenaga kontrak palsu. 

Akibat perbuatannya, petugas Polres Metro menangkap DS di kediamannya. DS dituduh memalsukan tanda tangan petikan SK Tenaga Honor Kontrak 2021 per 1 Juni 2021, Kamis (9/9/2021).

Dalam pengungkapan kasus pemalsuan tersebut polisi menyita laptop merek Lenovo warna hitam, HP, flashdisk, dan beberapa lembar fotokopi SK palsu.

"Dengan mencatut nama ASN para korban tidak curiga dan percaya dengan mereka," kata Kapolres Metro, AKBP Yuni Iswandari Yuyun, kepada wartawan, Jumat (10/9/2021) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com. 

Dalam pemeriksaan DS mengakui perbuatannya. Pelaku mengatakan dari pemalsuan petikan SK TA 2021 itu dia meraup keuntungan lebih dari Rp500 juta dan digunakan untuk keperluan keluarganya.

DS juga, mengakui dalam prakteknya mereka mencatut beberapa nama ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro.  

Menanggapi penangkapan itu, Kadis PU Kota Metro, Irianto, mengakui DS adalah pegawai honor di kantornya bidang pengairan. Irianto tidak banyak menjelaskan profil pegawainya itu.  

Pemalsuan SK tenaga honor kontrak yang saat ini masih ramai dibincangkan di Metro.

Dalam aksinya DS melibatkan delapan orang jaringannya yang juga ikut diamankan. Ada kemungkinan terlibatnya ASN di lingkungan Pemkot Metro dengan mengantongi lebih dari Rp200 juta. 

Di sisi lain Kepala BKPSDM Pemkot Metro, Welly Ardi Wantra mengungkapan tandatangannya dipalsukan dalam kasus pemalsuan Petikan SK Tenaga Honor Kontrak 2021 per 1 Juni 2021 lalu.

Hal itu dikatakan Welly ketika rehat mengikuti acara di Operational Room Pemkot Metro kepada awak media ini, Jumat (10/9/2021) sekira pukul 14.00 WIB.  

Walau demikian Welly tidak menjelaskan secara rinci modus para pelaku memalsukan tanda tangannya tersebut.

Sebab, dia sudah melaporkan pemalsuan itu ke Polres Kota Metro dan ditindak lanjuti pihak berwajib dengan ditangkapnya seorang tenaga honor di lingkungan kerja PU Kota Metro. [suara]