Bocah SMP Diduga Dianiaya Oknum Polisi di Denpasar, Disetrum dan Kaki Diinjak Hingga Patah
logo

30 September 2021

Bocah SMP Diduga Dianiaya Oknum Polisi di Denpasar, Disetrum dan Kaki Diinjak Hingga Patah

Bocah SMP Diduga Dianiaya Oknum Polisi di Denpasar, Disetrum dan Kaki Diinjak Hingga Patah


GELORA.CO - Seorang bocah SMP berinisial RSA (14 tahun) diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum polisi saat membubarkan aksi balap liar di Jalan Bypass Ngurah Sanur, Denpasar Selatan, Bali. 

Kasus dugaan penganiayaan itu dilaporkan oleh ayah korban ke Bidang Propam Polda Bali yang mengaku anaknnya disetrum dan diinjak hingga kakinya patah pada Selasa (28/9/2021).

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Syamsi yang membenarkan kejadian tersebut mengatakan bahwa pria asal Banjar Balun, Desa Padangsambian, Denpasar Barat itu melaporkan oknum polisi penganiaya anaknya yang belum diketahui identitasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diduga siswa SMP itu dianiaya oleh oknum polisi pada Sabtu dini hari (25/9/2021) sekitar pukul 02.00 WITA. Saat itu RSA sedang berboncengan dengan teman wanitanya usai menonton balap liar. 

Tiba-tiba saat melintas di depan The Hub Sanur, rombongan bocah SMP ini dicegat beberapa aparat kepolisian. Rombongan itu lalu berhamburan berusaha melarikan diri. 

Nahas, saat memutar balik, motor yang ditunggangi RSA bersama teman wanitanya ditendang salah satu anggota polisi hingga keduanya terjatuh. (indozone)
close
Subscribe