PDIP Akan Ubah Haluan Penolak Interpelasi Anies, M Taufik: Mana Bisa?
logo

28 Agustus 2021

PDIP Akan Ubah Haluan Penolak Interpelasi Anies, M Taufik: Mana Bisa?

PDIP Akan Ubah Haluan Penolak Interpelasi Anies, M Taufik: Mana Bisa?


GELORA.CO - Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Partai Gerindra, M Taufik angkat bicara soal PDIP yang menyebut akan ada perubahan haluan terhadap interpelasi Gubernur Anies Baswedan. M Taufik pesimis dengan pernyataan tersebut dan mengatakan tiap fraksi memiliki sikap masing-masing.

"Mana bisa? Saya kira masing-masing fraksi punya sikap, jadi nggak bisa diinterpelasi oleh partai lain, gitu aja," kata M Taufik kepada detikcom, Sabtu (28/8/2021).

Interpelasi terhadap Anies itu terkait soal penyelenggaraan ajang Formula E di Jakarta. Nantinya interpelasi tersebut akan dibawa ke sidang paripurna.

"Ya kan syaratnya diajukan oleh minimal 15 orang lebih dari satu fraksi dibawa ke paripurna, ditetapkan dalam paripurna itu harus kuorumnya 50 (persen) plus satu. Kalo nggak kuorum kan batal," kata Taufik.

Selain itu, Taufik menegaskan bahwa pertemuan 7 fraksi dengan Anies itu merupakan inisiatif dari para parpol. Taufik mengatakan pertemuan tersebut memang tidak ada undangannya.

"Kan 7 fraksi datang ketemu Gubernur (Anies), emang nggak ada yang ngundang," katanya.

tetap maju melanjutkan misinya. PDIP yakin bakal bisa mengubah haluan fraksi-fraksi di DPRD yang semula menolak interpelasi menjadi mendukung interpelasi Anies.

"Lanjut terus, saya yakin kami akan mendapat dukungan dari rakyat Jakarta karena kami akan menyelamatkan uang rakyat Jakarta," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono kepada detikcom, Sabtu (28/8).


Dia menghitung, pendukung interpelasi saat ini memang masih terdiri atas PDIP dan PSI. Total anggotanya 33 orang. Sedangkan di seberang, ada tujuh fraksi dengan 73 anggotanya yang menolak interpelasi. PDIP yakin jumlah pro-interpelasi Anies bakal bertambah.

"Saya yakin, dengan tekanan publik, di luar anggota dua fraksi pengusul, akan ada fraksi yang mengubah haluan dan mendukung interpelasi. Kami akan terus melakukan komunikasi politik dengan fraksi-fraksi yang saat ini belum memberi dukungan interpelasi ini," tutur Gembong Warsono.(detik)