Viral Pria Ngamuk Ditegur Petugas TransJakarta Karena Pakai Masker Scuba

Viral Pria Ngamuk Ditegur Petugas TransJakarta Karena Pakai Masker Scuba

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO -  Seorang pria mengamuk lantaran tak terima ditegur petugas TransJakarta di Halte Semanggi, Jakarta Selatan. Pria tersebut diketahui ditegur karena menggunakan masker scuba saat hendak naik bus Transjakarta.

Dalam video viral yang dilihat detikcom pada Rabu (7/6/2021) dari akun @jalur_busway, tampak seorang pria mengenakan pakaian berwarna hitam sedang berteriak ke arah petugas TransJakarta. Dirinya tampak kesal dan terjadi adegan adu mulut dengan petugas.

Dari video tersebut, petugas terlihat menegur pria tersebut karena menggunakan masker scuba yang diturunkan ke dagu. Pria tersebut tampak tak terima, ia mengamuk dengan alasan terburu-buru mau ke rumah sakit.

"Saya lagi sakit, cuma masalah begini saja kok nggak ada toleransi," ujar pria tersebut.

"Kan kita cuma ngikutin peraturan," jawab seorang petugas TransJakarta.

"Ya iya, saya mau ke rumah sakit," timpal pria itu.

Lalu, petugas Transjakarta memberitahu kalau di dekat halte ada yang berjualan masker. Pria tersebut lantas meminta tolong petugas untuk membelikannya, namun ditolak.

"Ya sudah saya mau beli. Saya itu mau ke rumah sakit, mau cepat. Tolongin saja kenapa sih," ujar pria tersebut dengan nada tinggi.

"Kan tadi saya bilang di depan ada yang jual. Nggak bapak aja yang beli," sahut petugas.

Merespon video viral tersebut, Dirut PT TransJakarta, Sardjono Jhony Tjitrokusumo dalam keterangan tertulisnya menyebutkan kejadian peristiwa itu terjadi pada Rabu (30/6/2021) sekitar pukul 12.58 WIB.

Pria tersebut diketahui berangkat dari Halte TransJakarta Semanggi dengan tujuan Kota. Dirinya juga diketahui tidak melakukan tap in dengan benar sehingga gate tidak terbuka, namun bukannya tap in ulang, pelanggan tersebut malah menerobos masuk melalui rotari gate tanpa membayar.

"Saat itu, petugas kami sudah mengingatkan untuk mengganti masker scuba dengan masker medis. Tapi pelanggan justru kurang memperhatikan dan malah menerobos masuk. Hal ini tentu sangat disayangkan, mengingat sudah ada aturan yang menjelaskan terkait penggunaan masker," kata Sardjono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/7).

Jhony menjelaskan, TransJakarta sangat ketat dalam menerapkan segala bentuk protokol kesehatan yang ada di area Transjakarta tanpa pengecualian dalam bentuk apa pun.

Hal ini bertujuan untuk meminimalisasir penyebaran virus serta pelanggan tetap merasa aman dan nyaman ketika menggunakan TransJakarta.


"TransJakarta sangat mengapresiasi petugas kami yang tegas menerapkan prokes, meski kita lihat terkadang justru dia yang dimaki-maki oleh pelanggan. Terima kasih atas kerja dengan hati. TransJakarta selalu memberikan penghargaan atas ketegasan mereka," tulis Sardjono.

Lebih lanjut, Sardjono mengingatkan agar seluruh pengguna bus TransJakarta mematuhi peraturan yang berlaku. Selain itu, dirinya meminta agar pengguna dapat bersikap bijak kepada petugas yang tengah bekerja.

"Apa yang dilakukan petugas kami untuk kebaikan bersama. Jadi anggapan miring kepada mereka di media sosial saya rasa tidak pas. Kami imbau agar masyarakat bisa saling bekerja sama dalam upaya melawan COVID ini," tuturnya.(dtk)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita