Sri Mulyani: 2.474 Pegawai Pajak Sedang Terpapar Corona, 51 Meninggal
logo

14 Juli 2021

Sri Mulyani: 2.474 Pegawai Pajak Sedang Terpapar Corona, 51 Meninggal

Sri Mulyani: 2.474 Pegawai Pajak Sedang Terpapar Corona, 51 Meninggal


GELORA.CO - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pagi ini menjadi pembina upacara dalam rangka Peringatan Hari Pajak 2021. Upacara dihadiri oleh para peserta secara virtual, kecuali petugas.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani mengawali pidato dengan meminta doa dari semua pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang sedang terpapar COVID-19 agar diberikan kesembuhan. Berdasarkan catatannya, ada sekitar 2.474 orang pegawai pajak yang sedang berjuang melawan COVID-19.

"Kemarin sore saya mendapat laporan ada 2.474 pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang sedang menjalani isolasi maupun perawatan di RS. Kita berdoa semoga mereka segera mendapat kesembuhan dan kekuatan dalam menghadapi COVID-19," katanya dikutip dari YouTube Direktorat Jenderal Pajak, Rabu (14/7/2021).

Selain itu, pandemi COVID-19 juga telah membuat 51 orang pegawai pajak meninggal dunia. Sri Mulyani berdoa agar mereka diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

"Kita bersedih dan kita mendoakan kawan-kawan kita, 51 orang yang telah mendahului kita dan menjadi korban dari COVID-19. Semoga mereka semua husnul khatimah, berakhir dengan kebaikan dan diberikan tempat terbaik disisi-Nya," imbuhnya.

Di sisi lain, Sri Mulyani bersyukur 7.652 pegawai pajak telah berhasil sembuh dari COVID-19 sejak kemunculannya pada 2020. Dia meminta anak buahnya di mana pun berada agar mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan tugasnya.

"Marilah kita semua dalam menjalankan tugas negara yang luar biasa penting ini tetap menjaga keselamatan dan kesehatan bersama, patuhi protokol kesehatan, patuhi PPKM darurat dalam menjalankan tugas kita," tuturnya.

"Saya mengajak semua yang hadir pada hari ini baik yang hadir fisik, maupun yang ada di rumah, di mana pun Anda berada, Anda harus waspada dan tetap harus menjalankan protokol kesehatan," pinta Sri Mulyani.(detik)