Media Asing Sorot Krisis Tabung Oksigen di Indonesia Saat Corona Mengganas
logo

5 Juli 2021

Media Asing Sorot Krisis Tabung Oksigen di Indonesia Saat Corona Mengganas

Media Asing Sorot Krisis Tabung Oksigen di Indonesia Saat Corona Mengganas


GELORA.CO - Krisis tabung oksigen untuk kebutuhan medis di Indonesia saat pandemi virus Corona (COVID-19) semakin mengganas, menjadi sorotan berbagai media internasional.

Salah satunya media terkemuka Associated Press yang mengulasnya dalam artikel berjudul 'Indonesia seeks more oxygen for COVID-19 sick amid shortage' seperti dilansir pada Senin (5/7/2021).

"Beberapa wilayah Indonesia kekurangan pasokan oksigen karena jumlah pasien COVID-19 yang sakit kritis yang membutuhkannya meningkat, kata pemimpin tanggap pandemi negara itu pada Senin (5/7) setelah puluhan orang sakit meninggal di rumah sakit umum yang kehabisan pasokan utama," demikian kalimat pembuka artikel Associated Press.

"Pemerintah meminta produsen oksigen untuk mendedikasikan pasokan menyeluruh mereka untuk kebutuhan media dan akan mengimpor jika diperlukan," imbuh Associated Press dalam laporannya mengutip pernyataan Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Media terkemuka lainnya, Reuters membahas situasi kekurangan pasokan oksigen di Indonesia dalam artikelnya yang berjudul 'Indonesia ramps up oxygen output after dozens die amid scarcity'.

"Indonesia telah memerintahkan produsen oksigen untuk memprioritaskan kebutuhan medis di tengah meningkatnya permintaan dari pasien-pasien COVID-19, kata pemerintah pada Minggu (4/7), menyusul lebih dari 60 kematian di sebuah rumah sakit di mana pasokan gas penyelamat hampir habis," demikian ulasan Reuters dalam artikelnya.

Sementara itu, media terkemuka Amerika Serikat (AS), CNN, membahas situasi terkini di Indonesia dalam artikel berjudul 'Dozens die in Indonesia hospital with oxygen shortage, as Delta variant sweeps the country'.

"Lebih dari 60 orang meninggal di sebuah rumah sakit di Indonesia akhir pekan ini setelah pasokan oksigen nyaris habis, saat negara itu memerangi gelombang parah COVID-19 yang menurut otoritas setempat didorong oleh varian Delta yang lebih menular," demikian bunyi ulasan CNN.

Ulasan CNN itu merujuk pada kematian puluhan pasien Corona di RSUP Dr Sardjito antara Sabtu (3/7) hingga Minggu (4/7) setelah rumah sakit nyaris kehabisan pasokan oksigen medis.

Diketahui bahwa dalam pernyataannya pada Minggu (4/7), Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan mengatakan jumlah 63 pasien meninggal adalah akumulasi hari Sabtu (3/7) pagi sampai Minggu (4/7) pagi. Sedangkan yang meninggal karena dampak krisis stok oksigen sebanyak 33 pasien.

Media terkemuka Inggris, BBC, juga ikut membahas krisis tabung oksigen medis di Indonesia dalam artikel berjudul 'Indonesia faces oxygen crisis amid worsening Covid surge'.

"Pemerintah Indonesia telah memerintahkan para produsen untuk memprioritaskan oksigen media di tengah lonjakan COVID dan kekurangan oksigen di sejumlah kota," sebut BBC dalam artikelnya pada Senin (5/7) waktu setempat.(dtk)