Lutfi Dan Bahlil Melawat Ke AS Saat Pandemi Bukti Menteri Jokowi Tidak Punya Sense Of Crisis
logo

15 Juli 2021

Lutfi Dan Bahlil Melawat Ke AS Saat Pandemi Bukti Menteri Jokowi Tidak Punya Sense Of Crisis

Lutfi Dan Bahlil Melawat Ke AS Saat Pandemi Bukti Menteri Jokowi Tidak Punya Sense Of Crisis


GELORA.CO - Melawatnya Menteri Perdagangan M. Lutfi dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dua menteri ke Amerika Serikat mengindikasikan anak buah Presiden Joko Widodo tidak memiliki sense of crisis.

Pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran mengatakan, perilaku dua menteri Jokowi itu menciderai rasa keadilan.


Sebab, saat ini Indonesia tengah menghadapi gelombang pandemi virus corona baru (Covid-19).

"Itu ‘mencederai’ rasa keadilan  publik, betapa tidak, di masa ketika umumnya rakyat Indonesia berjibaku melawan pandemi C-19, ada menteri kabinet yang ‘plesiran’ ke AS," demikian kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/7).

Menurut Andi, Presiden Joko Widodo sudah sepatutnya menjelaskan ke publik soal aktivitas plesiran ke luar negeri. Mengingat saat ini seluruh rakyat sedang dibatasi kegiatannya.

"Sejatinya menteri-menteri tetap berada di Indonesia dan membuat kaukus yang merumus dan mengimplementasikan berbagai kebijakan penanganan pandemi covid dan recovery sosial pos pandemi dan bukannya plesiran," pungkas Andi.

Beredar foto dua pembantu Presiden Joko Widodo, yaitu Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia dan Menteri Perdagangan, M. Lutfi tanpa menggunakan masker saat kunjungan ke New York, Amerika Serikat, Rabu (14/7).

Dalam foto juga video pendek yang viral di kalangan terbatas, Bahlil dan Lutfi tampak ditemani oleh Ketua Umum BPP HIPMI, Mardani H. Maming, dan mantan anggota DPR Demokrat, Michael Wattimena.

Mereka berempat tampak sumringah sambil berjalan tanpa menggunakan masker.(RMOL)