Luhut Lapor ke Jokowi soal PPKM Darurat: Semua Terkendali Pak, Krisis Dapat Diatasi
logo

5 Juli 2021

Luhut Lapor ke Jokowi soal PPKM Darurat: Semua Terkendali Pak, Krisis Dapat Diatasi

Luhut Lapor ke Jokowi soal PPKM Darurat: Semua Terkendali Pak, Krisis Dapat Diatasi


GELORA.CO - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengaku sudah melaporkan kondisi penanganan Covid-19 kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Dalam laporannya kepada Jokowi, Luhut mengatakan bahwa kondisi penanganan Covid-19 di tengah penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat berjalan dengan baik.

Meskipun demikian, Luhut mengakui bahwa terjadi krisis di sana-sini. Namun, hal tersebut masih bisa diatasi karena tim yang bekerja sangat baik dan kompak.

"Semua masih terkendali, Pak Presiden (Jokowi). Ada krisis di sana di sini, yes, tapi semua dapat diatasi dan tim bekerja dengan sangat kompak, baik dari daerah sampai pusat, saya kira cukup bagus," kata Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Senin (5/7/2021).

Luhut mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 masih akan terus terjadi di Tanah Air. Menurut perkiraan Luhut, peningkatan kasus Covid-19 masih akan terjadi sampai tanggal 13-14 Juli 2021.

"Karena masa inkubasi, kalau kita mulai tanggal 3 (Juli) saya pikir paling mungkin setelah tanggal 12 kita akan baru melihat dia agak slow down, jadi sampai tanggal 13, 14 itu mungkin masih akan tetap naik dan angka itu mungkin bisa naik," ucap Luhut.

Adapun terkait peningkatan pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan, kata Luhut, Kementerian Kesehatan telah mendorong rumah sakit untuk melakukan konversi tempat tidur sebesar 30-40 persen untuk pasien Covid-19.

"Dan TNI misalnya ada 310 tenda darurat yang kita gunakan, seperti di RSPAD itu akan digelar mulai hari ini dan terus ke depan," ujarnya.

Selain itu, terkait ketersediaan oksigen, Luhut mengatakan, sempat terjadi kekurangan stok di beberapa lokasi. Tetapi hal itu sudah dapat diatasi dengan baik.

Bahkan, opsi untuk mengimpor oksigen juga sudah ditempuh oleh pemerintah guna mengisi kekosongan.

"Malah kita sudah ada yang mengimpor on going, dan mengenai botol-botol, itu sudah kami kerjakan dan sekaligus kita membangun distribusinya ini," ucapnya.

Lebih lanjut, Luhut juga mengatakan, Kemenkes juga menyediakan layanan gratis telemedicine bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Ia mengatakan, melalui telemedicine tersebut pasien akan dikirimkan paket obat secara gratis.

"Dengan layanan telemedicine ini semua gejala Covid-19 konfirmasi postif mendapatkan pelayanan medis tepat waktu tanpa perlu mengantre ke rumah sakit," kata Luhut. (*)