Anggota Paspampres Bersitegang dengan Petugas PPKM, 1 Orang Dikerubuti Banyak Orang
logo

8 Juli 2021

Anggota Paspampres Bersitegang dengan Petugas PPKM, 1 Orang Dikerubuti Banyak Orang

Anggota Paspampres Bersitegang dengan Petugas PPKM, 1 Orang Dikerubuti Banyak Orang


GELORA.CO - Pemerintah menerapkan PPKM Darurat Jawa-Bali akibat melonjaknya angka positif Covid 19. Penyekatan wilayah pun dilakukan dengan ketat.

Jalan-jalan di perbatasan kota/kabupaten disekat oleh TNI Polri. Tak ada yang boleh melintas kecuali TNI, Polri dan Petugas Kesehatan.

Tak cuma menimpa warga biasa, tak bisa lewat akibat penyekatan juga dialami seorang anggota Paspampres bernama Praka Izroi Gajah. Dia sempat bersitegang dengan petugas PPKM yang terdiri dari anggota TNI Polri di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.

Sempat terjadi kericuhan, ia dikerubuti para personel TNI-Polri yang melakukan penyekatan. Sebelum kejadian, Praka Izroi mengendarai sepeda motor menuju satuannya untuk apel. Namun ada penyekatan PPKM. Dia berusaha melewati pos penyekatan, namun mendapat tindakan keras.

Simak informasi selengkapnya.

Anggota Paspampres Dikerubuti Petugas PPKM

Melansir dari laman Instagram akun @infokomando dan kanal YouTube Richi INF, terjadi kericuhan antara seorang anggota Paspampres dengan petugas PPKM yang terdiri dari gabungan TNI-Polri di lokasi penyekatan di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat..

Praka Izroi yang hendak melewati penyekatan, mendapat tindakan keras dari sejumlah petugas berpakaian preman.

Keributan pun tak terelakkan melibatkan kedua pihak. Akhirnya pria berseragam TNI Polri mendekat dan mencoba melerai.

"Kalau kamu Paspampres kenapa memangnya?," tanya petugas.

Praka Izroi lantas meminta maaf. Dia lantas menjelaskan alasan meminta diperbolehkan melewati penyekatan.

"Iya bang ampun saya salah bang. Saya mau apel takut kena hukum," katanya memohon.

Buktikan Anggota Paspampres

Sejumlah petugas polisi tak mengenakan seragam dinas dan sejumlah anggota TNI berseragam dinas kemudian mengerubungi Praka Izroi.

Ia diminta menunjukkan kartu anggota. Namun dia hanya bisa menunjukkan KTP yang di dalamnya tertulis statusnya sebagai anggota TNI. Praka Izroi beberapa kali sempat didorong dan dipojokkan ke badan mobil polisi.

"Mana kartu anggotamu? Cepat mana KTA-nya? Ini kita tugas negara. Tingkah lakumu dijaga," tegas salah seorang petugas.

"KTA saya lagi diproses bang, dari Pratu (Prajurit Satu) ke Praka (Prajurit Kepala). Saya bawa ini saja, ini ada KTP saya bang," ujarnya.

Diizinkan Melintas Usai Buktikan Status Anggota TNI

KTP milik Praka Izroi pun diperiksa terlebih dahulu. Meski ia masih menerima teguran dari sejumlah petugas yang lain.

"Ini kita anggota semua, kamu tolong kooperatif, dijaga. Kenapa kau marah-marah sok jagoan. Kau jaga sikapmu ya," pinta petugas.

Akhirnya setelah terbukti anggota Paspampres yang hendak ke Satuan Tugas, Praka Izroi pun dilepas.

Ditegur Danramil

Setelah selesai dengan para petugas, dia lantas menghadap Danramil 06/Kalideres Kapten Inf Abdul Kholik yang berdiri di lokasi. Dia pun mendapat teguran keras.

"Kamu mau sok jagoan? Ini kami 24 jam (jaga). Kan tinggal ngomong baik-baik. Ingat ya, kamu kalau ngomong baik-baik. Jangan diulangi," tegasnya.

Setelah itu, dia langsung diizinkan pergi. Dia lantas langsung menaiki sepeda motornya dan melaju. []

Video: