2 Menteri Jokowi Kunker Tak Pakai Masker, Pengamat: Beri Contoh Buruk!
logo

14 Juli 2021

2 Menteri Jokowi Kunker Tak Pakai Masker, Pengamat: Beri Contoh Buruk!

2 Menteri Jokowi Kunker Tak Pakai Masker, Pengamat: Beri Contoh Buruk!


GELORA.CO - Kunjungan kerja Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi ke New York, Amerika Serikat mendapatkan kritikan. Musababnya, beredar sebuah video pendek yang menampilkan dua pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut tidak memakai masker dan tertawa semringah, saat masyarakat Indonesia menghadapi pandemi Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin mengaku aneh kepada Bahlil dan Lutfi tersebut. Karena di saat masyarakat diminta disiplin menerapkan protokol kesehatan. Namun dua menteri Jokowi tersebut malah abai.

“Itu tentu contoh yang tidak baik karena di saat yang sama rakyat Indonesia diminta untuk taat terhadap protokol kesehatan, salah satunya menggunakan masker bahkan maskernya harus dobel. Tetapi menteri kita bawahan langsung Presiden, memberikan contoh yang tidak bagus bagi rakyat Indonesia,” ujar Ujang kepada JawaPos.com, Rabu (14/7).

Bahkan Ujang mengatakan, masyarakat yang melanggar protokol kesehatan saat pandemi Covid-19 ini mendapatkan sanksi dari petugas keamanan, termasuk memberikan denda. Sehingga dia mengaku aneh kelakuan dua menteri tersebut.

“Bahkan banyak rakyat yang tidak memakai masker didenda, lalu kenapa menterinya melakukan seperti itu. Itu contoh keteladanan yang tidak bagus,” katanya.

Oleh sebab itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini, meminta kepada Presiden Jokowi dengan tegas menegur Bahlil dan M Lutfi tersebut. Karena disiplin menerapkan protokol kesehatan merupakan kesepakatan yang mesti dipatuhi semua masyarakat Indonesia.

“Mestinya Pak Jokowi menegur dengan keras ya, karena itu memakai masker komitmen bersama bangsa, karena itu merupakan instruksi Presiden,” ungkapnya.

Sementara terpisah Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menolak berkomentar lantaran dirinya pada hari ini disibukkan dengan agenda uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi I DPR, terkait calon Duta Besar.

“Saya seharian fit and proper test Dubes. Jadi tidak mengikuti berita,” katanya kepada JawaPos.com.

Kemudian JawaPos.com telah meminta konfirmasi dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeloko namun belum ada yang memberikan tanggapan.

Adapun dari video singkat kunjungan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Mendag M Lutfi ke New York, Amerika Serikat ditemani oleh Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Mardani H Maming, dan mantan Anggota DPR Partai Demokrat Michael Wattimena.[jawapos]