China Dituding Punya 50 Lab Rahasia Kembangkan Senjata Biologis, Persiapan Perang

China Dituding Punya 50 Lab Rahasia Kembangkan Senjata Biologis, Persiapan Perang

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Muncul kekhawatiran bahwa China telah melakukan penelitian senjata biologis secara diam-diam di puluhan laboratorium rahasia. Diduga, China melakukan hal ini untuk mengantisipasi Perang Dunia III.

Dilansir The Sun, China dikabarkan memiliki 50 laboratorium rahasia untuk membuat "bom bakteri" yang mematikan. Dugaan ini makin menguat setelah munculnya Covid-19 yang diduga bocor dari laboratorium di Wuhan.

Namun, China menyangkal tuduhan merekayasa Covid-19. AS mengklaim mendapatkan dokumen yang bocor dari tentara China mengenai potensi penggunaan senjata biologis dan senjata genetik.

AS juga melaporkan China mengembangkan senjata biologis seperti "senjata yang mengandung risin, racun botulinum, serta agen penyebab anthrax, kolera, wabah, dan tularemia."

"Informasi yang tersedia menunjukkan China terlibat dalam kegiatan yang menimbulkan kekhawatiran sehubungan dengan kewajibannya berdasarkan Pasal I BWC (Konvensi Senjata Biologis," kata laporan itu.
Salah satu laboratorium yang dicurigai mengembangkan senjata biologis adalah laboratorium di Yan'An yang disebut mengembangkan "granat bakteri" dan "bom bakteri jenis asap".

Begitu juga dengan Akademi Ilmu Kedokteran Militer Institut Mikrobiologi dan Epidemiologi Kementerian Pertahanan China di Beijing dan Institut Produk Biologi Lanzhou.

Laporan AS itu juga menambahkan China mampu menyebarkan senjata biologis jenis aerosol. Ini adalah senjata yang sangat berbahaya karena cepat menular dan menginfeksi banyak orang.

Namun, China membantah laporan itu dengan mengatakan laboratorium tersebut fokus pada biodefense dan pengembangan vaksin. []
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita