475 Kasus Kematian COVID-19 di Jatim, Tertinggi di Surabaya dan Kab Blitar
logo

30 Juni 2021

475 Kasus Kematian COVID-19 di Jatim, Tertinggi di Surabaya dan Kab Blitar

475 Kasus Kematian COVID-19 di Jatim, Tertinggi di Surabaya dan Kab Blitar


GELORA.CO - Kasus kematian pasien COVID-19 di Jawa Timur terus bertambah. Pada Selasa (28/6), dalam sehari ada 97 kasus kematian COVID-19 di Jatim.

Dalam seminggu terakhir, ada 475 kasus kematian COVID-19 di Jatim. Secara keseluruhan, kasus kematian COVID-19 di Jatim sebanyak 12.706 atau bila dipersentasekan sebesar 7,4 persen.

Ketua Satgas Kuratif COVID-19 Jatim Dr Joni Wahyuhadi menilai, tingginya angka kematian di Jatim disebabkan, banyak pasien yang telat masuk rumah sakit (RS). Dampaknya, saat pasien datang, kondisinya sudah memburuk.

"Karena datang ke UGD kondisi berat, tidak nutut, saturasi oksigen sudah jelek, kekurangan oksigen, gagal organ, multiple akhirnya. Laporan setiap hari, banyak sekali pasien meninggal karena terlambat datang ke RS," ujar Joni kepada detikcom, Rabu (29/6/2021).

Joni menjelaskan, masih banyak masyarakat yang merasa takut bila dirawat di rumah sakit.

"Akhirnya, saat seseorang/pasien terpapar COVID-19, kebanyakan masih baru menunggu terkena gejala berat, dan mau dirawat di RS. Jadi banyak death on arrival," imbuhnya.

Baca juga:
Makin Banyak, Ini Daftar 60 Daerah Zona Merah di Indonesia
Selain itu, komorbid (penyakit penyerta) pasien juga mempengaruhi, berapa besar kemungkinan pasien tersebut bisa survive. Apalagi menurut Joni, di Jatim, hampir 90 persen pasien COVID-19 yang meninggal, memiliki komorbid.

"Contoh saja ya di RSU dr Soetomo, karena memang pasien datang dengan komorbid berat. Paling banyak gagal ginjal, angka kesembuhannya kecil sekali," ujar pria yang juga Dirut RSUD dr Soetomo ini.

Sementara dari data Satgas Jatim, Kota Surabaya menjadi daerah dengan kasus kematian tertinggi, yakni 1.397 kasus kematian. Kemudian Kabupaten Blitar sebanyak 742 kasus.

Berikut detail penambahan kasus kematian pasien COVID-19 di Jatim dalam sepekan:

1. 23 Juni 2021, 64 kasus kematian
2. 24 Juni 2021, 57 kasus kematian
3. 25 Juni 2021, 62 kasus kematian
4. 26 Juni 2021, 56 kasus kematian
5. 27 Juni 2021, 64 kasus kematian
6. 28 Juni 2021, 75 kasus kematian
7. 29 Juni 2021, 97 kasus kematian(dtk)