Gambaran Rute Takjil Sianida dari Nani hingga ke Tangan Anak Ojol

Gambaran Rute Takjil Sianida dari Nani hingga ke Tangan Anak Ojol

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Polisi akhirnya mengungkap kasus takjil sianida yang menewaskan seorang anak driver ojek online (ojol) di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Berikut ini perjalanan sate beracun yang diracik tersangka, Nani Aprilliani Nurjaman (25) hingga akhirnya salah sasaran menewaskan bocah bernama Naba Faiz Prasetya (10).

Nani membeli sate di pedagang yang ada di Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Dia kemudian menuju ke Jalan Gayam, Kota Yogyakarta.

Saat itu Nani mendatangi driver ojol, Bandiman (47) yang sedang beristirahat di masjid. Dia menyerahkan sate lengkap dengan bumbu dan lontongnya kepada Bandiman untuk dikirim ke rumah seseorang bernama Tomy.

Orderan itu diterima Bandiman tanpa melalui aplikasi dengan ongkos Rp 30 ribu.

Bandiman yang tak menaruh curiga lalu berangkat ke alamat tujuan yakni di Kapanewon Kasihan, Bantul. Setelah tiba di sana, Tomy ternyata tak di rumah. Orang yang saat itu menemui Bandiman di rumah Tomy menolak paket makanan itu karena mengaku tak kenal dengan si pengirim.

Paket takjil sate itu lalu diberikan kepada Bandiman. Bandiman pun membawanya pulang.

Setiba di rumah, dia menyerahkan paket takjil sate itu kepada istri dan dua anaknya. Hanya istri dan anak keduanya, Naba, yang memakan sate lengkap dengan lontong dan bumbunya.

Seketika, Naba langsung mengeluhkan rasa pahit dan panas. Dia berlari menuju kulkas dan meminum air es, tapi tak berapa lama dia ambruk. Sedangkan istri Bandiman juga muntah-muntah.

Keduanya lalu dilarikan ke RSUD Kota Yogyakarta. Nahas, nyawa Naba tak bisa diselamatkan sedangkan ibunya akhirnya membaik setelah mendapat perawatan.

Polisi menyebut Nani gelisah luar biasa saat mengetahui seorang bocah tewas akibat takjil sate beracun kirimannya.

Kepada polisi, Nani juga mengaku menyesali perbuatannya. Selama pemeriksaan, Nani juga disebut selalu gelisah.

Dalam jumpa pers hari ini, Direskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satria mengungkap racun yang dibubuhkan di bumbu sate yakni kalium sianida (KCN) jenis padat.

Polisi menyebut alasan Nani mengirimkan sate beracun yang mengandung sianida kepada Tomy karena sakit hati. Nani nekat mengirim sate beracun akibat sakit hati pada Tomy yang tidak menikahinya.

Disebutkan hubungan Tomy dan Nani Aprilliani sudah berakhir sebelum Tomy menikah.

"Pernah berhubungan sebelum dia (Tomy) menikah," kata Burkan.(dtk)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita