Inikah Capres 5 Besar Survei yang Jadi Jagoan Poros Partai Islam?
logo

16 April 2021

Inikah Capres 5 Besar Survei yang Jadi Jagoan Poros Partai Islam?

Inikah Capres 5 Besar Survei yang Jadi Jagoan Poros Partai Islam?


GELORA.CO - Wacana poros partai Islam untuk Pilpres 2024 menyeruak belakangan ini usai Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan Ketum PPP Suharso Monoarfa bertemu. Poros partai Islam pun menjagokan salah satu sosok yang kerap masuk 5 besar dalam sejumlah survei. Lantas siapakah sosok yang dimaksud tersebut?

Bocoran sosok capres poros partai Islam ini awalnya diungkap oleh PKS. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut ada beberapa alternatif kandidat, salah satunya sosok yang kerap masuk dalam 5 besar survei Pilrpes 2024.

"Sudah ada beberapa alternatif, tapi clue nya selalu masuk lima besar survei nasional," kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, saat dihubungi, Kamis (15/4/2021).

Namun Mardani enggan membocorkan lebih jauh terkait nama sosok tersebut. Namun demikian, berdasarkan catatan detikcom berdasarkan survei Pilpres 2024 terakhir yang pernah dikeluarkan sejumlah lembaga akhir-akhir ini, memang ada sejumlah nama yang kerap masuk sosok 5 besar yakni Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Ganjar Pranowo, dan Ridwan Kamil.


-Hasil Survei Capres SMRC

Salah satu survei datang dari SMRC. Berdasarkan keterangan dari survei SMRC yang dikutip Kamis (1/4), sosok yang berada pada list nomor 1 memang Presiden Joko Widodo. Namun demikian, nama-nama yang lainnya pun muncul di posisi berikutnya.

Tercatat ada Prabowo Subianto di urutan kedua dengan persentase 13,4 persen. Menyusul berikutnya Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Sandiaga Uno, hingga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Survei nasional SMRC itu dilakukan pada 28 Februari-8 Maret 2021 dengan melibatkan 1.064 responden yang dipilih secara random (acak) dan diwawancara secara tatap muka. Margin of error penelitian adalah ± 3,07%.

Berikut ini hasilnya:

1. Jokowi 15,2 persen
2. Prabowo 13,4 persen
3. Ganjar Pranowo 6,1 persen
4. Anies Baswedan 5,4 persen
5. Sandiaga Uno 3,1 persen

-Hasil Survei Capres Charta Politika Indonesia

Serupa dengan survei SMRC, pada survei Charta Politika Indonesia, kelima nama yang sama muncul kembali dengan urutan berbeda. Nama Prabowo Subianto dalam temuan survei ini melejit dengan persentase 19,4 persen. Prabowo mampu mengalahkan 4 nama lainnya yakni Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, dan Ridwan Kamil.

Metode survei yang digunakan adalah metode sampling pengecakan sistematis sebanyak 1.200 responden. Toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan pada 20-24 Maret 2021. Responden merupakan warga negara Indonesia yang berusia di atas 17 tahun.

Hasilnya sebagai berikut:

1. Prabowo Subianto 19,6 persen
2. Ganjar Pranowo 16,0 persen
3. Anies Baswedan 12,6 persen
4. Sandiaga Uno 9,3 persen
5. Ridwan Kamil 8,1 persen

-Hasil Survei Capres Indikator Politik Indonesia

Kelima nama yang disebut pada 2 survei sebelumnya pun muncul kembali pada survei capres Indikator Politik Indonesia. Namun, dari lembaga survei Indikator Politik Indonesia yang berasal dari suara milenial, Anies Baswedan berada pada urutan pertama dengan 15,2 persen.

Keempat nama lainnya mengikuti di urutan selanjutnya yakni Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, dan Prabowo Subianto.

Metode survei yang digunakan simple random sampling sebanyak 206.983 responden yang terdistribusi secara acak. Toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei digelar pada 4-10 Maret. Total survei sampel yang berhasil diwawancara sebanyak 1.200 responden warga negara Indonesia berusia 17-21.

Hasilnya sebagai berikut:

1. Anies Baswedan 15,2 persen
2. Ganjar Pranowo 13,7 persen
3. Ridwan kamil 10,2 persen
4. Sandiaga uno 9,8
5. Prabowo Subianto 9,5 persen

Lantas siapakah sosok 5 besar di 3 survei tersebut yang dijagokan poros partai Islam sebagai alternatif sosok yang mewakili sebagai capres pada Pilpres 2024?
close
Subscribe