'Hilang' Pasca KLB Demokrat, Moeldoko Kedapatan Bersama Pedagang Sayur di Pinggir Jalan
logo

14 Maret 2021

'Hilang' Pasca KLB Demokrat, Moeldoko Kedapatan Bersama Pedagang Sayur di Pinggir Jalan

'Hilang' Pasca KLB Demokrat, Moeldoko Kedapatan Bersama Pedagang Sayur di Pinggir Jalan


GELORA.CO - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko telah terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatra Utara pada Jumat, 5 Maret 2021.

Namun, pasca digelarnya KLB tersebut, keberadaan Moeldoko dipertanyakan sejumlah pihak, karena terkesan menghilang dan tak pernah lagi tampil di hadapan publik dan media.

Bahkan, saat kedua kubu Partai Demokrat saling mengeluarkan pendapat bahwa kelompoknya lah yang sah di mata hukum, Moeldoko pun tak menampilkan batang hidungnya.

Penjelasan terkait dipilihnya Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB hanya datang dari para penggagas KLB seperti, Darmizal, Jhoni Allen Marbun, dan lain-lain.

Moeldoko pun terkesan menghilang dari akun Istagram pribadinya dan tak pernah mengunggah apa pun lagi pasca digelarnya KLB tersebut.

Namun, baru-baru ini Moeldoko kembali mengunggah kegiatan hariannya di akun Instagram pribadinya.

Dalam unggahannya di Instagram pada Sabtu, 13 Maret 2021, Moeldoko terlihat tengah berbincang dengan pedagang gerobak sayur di pinggir jalan.

Moeldoko mengatakan bahwa dia menghampiri pedagang gerobak sayur tersebut usai berolahraga bersama sang istri.

"Usai olahraga, bersama istri mampir ke gerobak sayurnya Pak Arwani," kata Moeldoko, yang dikutip dari unggahan Instagram @dr_moeldoko, Minggu, 14 Maret 2021.

Moeldoko menjelaskan bahwa sejak adanya pandemi Covid-19, pendapatan Pak Arwani turun hampir 40 persen.

"Sejak pandemi Covid-19, pendapatan Pak Arwani turun hampir 40 persen," ujar Moeldoko.

Moeldoko pun berharap, semoga ke depannya kehidupan dan penghasilan para pedagang bisa kembali normal usai mendapat vaksinasi Covid-19.

"Kalau kita semua sudah divaksin, semoga kehidupan dan penghasilan para pedagang kecil seprti dia bisa kembali normal," kata Moeldoko.

Sebelumnya, Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution mempertanyakan keberadaan Moeldoko yang tak terlihat lagi setelah Kongres Luar Biasa (KLB) digelar di Deli Serdang, Sumatra Utara.

Syahrial Nasution mengatakan, setelah adanya KLB abal-abal yang memilih Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, suara Moeldoko nyaris tak terdengar lagi.

Syahrial Nasution menilai, saat ini publik hanya bisa melihat dan mendengar para punggawa KLB abal-abal yang memekakkan suasana, di tengah resesi ekonomi dan pandemi Covid-19.

"Dimanakah Moeldoko? Hiruk pikuk tentang kudeta terhadap @PDemokrat lebih dari 1 bulan terakhir terus menghiasi ruang publik. Keterlibatan orang luar yaitu, KSP Moeldoko jadi biang kerok penyebab. Namun, dimana dia sekarang?," kata Syahrial Nasution melalui cuitan Twitter @syahrial_nst, Jumat, 12 Maret 2021.

Menurutnya, saat ini yang sering tampil dihadapan publik dan media adalah kader-kader pecatan dan mantan kader.

Lebih lanjut, Syahrial Nasution menilai bahwa sikap Moeldoko yang saat ini seolah bersembunyi, sangat bertolak belakang dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang berani tampil di garis terdepan dalam memimpin Partai Demokrat.

"Namun, justru Ketum @PDemokrat Mas @AgusYudhoyono tampil seperti “raksasa” berada di garis terdepan. Pak Moeldoko bersembunyi di balik bayangannya. Sementara Mas @AgusYudhoyono tampil di atas mimbar. Memimpin langsung pasukan @PDemokrat di seantero tanah air," ujar Syahrial Nasution.***
close
Subscribe