Menko Luhut: Pemerintah Tidak Ikut Campur dalam Kontestasi Ketua Umum Kadin
logo

31 Maret 2021

Menko Luhut: Pemerintah Tidak Ikut Campur dalam Kontestasi Ketua Umum Kadin

Menko Luhut: Pemerintah Tidak Ikut Campur dalam Kontestasi Ketua Umum Kadin


GELORA.CO - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan pemerintah tidak ikut campur dalam kontestasi ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2021-2026. Hal itu disampaikan dalam pertemuan dengan beberapa orang pengurus Kadin Indonesia dan daerah di kantor menko, kemarin (29/3).

“Pemerintah tidak memihak kandidat mana pun dan justru mendukung Kadin yang bermartabat. Pilihlah dengan hati nurani siapa yang terbaik untuk memimpin Kadin ke depan. Perhatikan rekam jejak supaya dapat pilihan terbaik,” ujar Menko Luhut, seperti yang disampaikan kepada Anindya Bakrie yang ikut mendampingi pengurus Kadin provinsi.

Menurut Menko Luhut, Kadin Indonesia ke depan harus lebih fokus pada pemberdayaan daerah dan UMKM. Pemerintah siap bekerja sama lebih erat dan efektif dengan Kadin.

Jubir Menko Marves Jodi Mahardi menambahkan Menko Luhut sempat membahas perihal pemilihan calon ketua umum Kadin periode mendatang dengan Presiden Jokowi. Dan presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki kepentingan mendukung salah satu calon. Yang penting proses pemilihan berjalan demokratis dan yakin yang terpilih adalah yang terbaik untuk bangsa dan negara.

Anindya Bakrie, Wakil Ketua Umum Kadin, mengungkap isi pertemuan dengan Luhut antara lain membicarakan berbagai kesempatan investasi pasca-pandemi Covid-19 dengan stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan turunan Undang-Undang Cipta Kerja.

Dalam diskusi tersebut, para ketua Kadin daerah juga menyampaikan sejumlah harapan ke Menko Luhut untuk bisa melakukan kerja sama, terutama sejumlah usaha yang bisa dikerjakan di daerah. Misalnya, food estate yang saat ini sedang digarap pemerintahan bisa dikerjasamakan.

Menurut Anindya, saat ini situasi di pusat maupun daerah sedang sulit. Misalnya, likuiditas dari perbankan sangat tinggi, meskipun para pengurus Kadin daerah masih mendapatkan tetesannya sehingga perekonomian bisa bergerak.

“Di sinilah kita percaya, memang Kadin itu harus bisa tumbuh kembali pasca-Covid-19. Tapi, tumbuhnya bareng-bareng,” jelas dia.

Dia melanjutkan, Menko Luhut juga mengingatkan agar Kadin naik kelas. Dalam pertemuan, dibahas mengenai kawasan industri, kawasan industri turisme, produk lain pariwisata di Bali, hingga berbagai macam hal infrastruktur.

Kadin juga diminta lebih fokus membumi untuk bisa membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi maju. Sebab, zaman sekarang UMKM itu berbeda dengan UMKM zaman dahulu yang ukurannya cukup besar. Untuk itu, Kadin seluruh daerah dikumpulkan untuk mendengarkan paparan pemerintah langsung mengenai UMKM.[mdk]
close
Subscribe