Disebut Jadi Kandidat Ketum Demokrat, Begini Respons Ridwan Kamil

Disebut Jadi Kandidat Ketum Demokrat, Begini Respons Ridwan Kamil

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil disebut menjadi salah satu kandidat calon ketua umum pada Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat. Namanya disandingkan dengan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor, dan Ketum Partai Emas Hasnaeni.

Lalu bagaimana tanggapan Ridwan Kamil ?

Saat dikonfirmasi di RSP Unpad, Kota Bandung, Selasa (3/3/2021), pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengaku masih membaca situasi politik yang menyeret namanya ke dalam kisruh internal Partai Demokrat.

"Saya belum tahu, saya baca dulu, belum bisa berkomentar lebih jauh," ujar Kang Emil.

Hingga saat ini, kepala daerah non-partai itu belum mendapatkan undangan atau komunikasi dari pihak yang menyebut namanya sebagai pengganti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). "Belum ada undangan juga," ucapnya.

Wakil Ketua DPD Demokrat Jabar Asep Wahyuwijaya meyakini Kang Emil tak akan mau masuk ke dalam pusaran polemik di tubuh Partai Demokrat.

"Kenapa mereka jadi semakin kerasukan saja ya? Kalau saya secara pribadi, yakin seyakin-yakinnya bahwa tidak mungkin Kang RK mau masuk ke dalam pusaran tetabuhan para politisi liar itu," ucap Wakil Ketua Demokrat Jabar Asep Wahyuwijaya kepada detikcom, Selasa (2/3/2021).

Keyakinan Demokrat Jabar itu dinilai dari beberapa waktu lalu Kang Emil menolak godaan untuk memimpin Partai politik di Jabar. Sehingga, anggota DPRD Jabar itu menilai, Kang Emil juga tak akan mengambil posisi pimpinan PD.

"Saya denger Kang RK itu ditawarin jadi pimpinan partai di Jabar saja enggak mau apalagi di fait accompli. Jadi, Insya Allah, saya yakin Kang Emil tidak akan terjebak oleh gumaman halusinasi gerombolan liar itu," tutur dia.

Sebelumnya, nama Ridwan Kamil muncul dan dijagokan memimpin PD melalui Kongres Luar Biasa (KLB) yang rencananya akan digelar pendiri PD.

Salah satu pendiri PD, Darmizal, mengatakan sudah ada banyak nama yang diwacanakan untuk menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut Darmizal, banyak kader PD menginginkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menggantikan AHY. Namun, Darmizal juga mengatakan ada nama lain yang muncul, seperti Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, Gubernur Jawa Barat (Jawa Barat) Ridwan Kamil atau RK, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor, dan Ketum Partai Emas Hasnaeni.

"Beberapa nama muncul diwacanakan para kader pemilik suara, antara lain Edhie Baskoro Yudhoyono, Ridwal Kamil Gubernur Jabar, Pak Isran Noor, Gubernur Kaltim. Ada juga Hasnaeni yang sudah jadi Ketum Partai Emas," ujar Darmizal kepada wartawan, Senin (1/3/2021) malam. (*)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita