Keluarga Ungkap Pesan Ustaz Ahmad Sukina Semasa Hidup untuk Warga MTA
logo

25 Februari 2021

Keluarga Ungkap Pesan Ustaz Ahmad Sukina Semasa Hidup untuk Warga MTA

Keluarga Ungkap Pesan Ustaz Ahmad Sukina Semasa Hidup untuk Warga MTA


GELORA.CO - Pimpinan Pusat Majlis Tafsir Al-Qur'an (MTA), Ahmad Sukina wafat pada pagi hari tadi. Putranya, Muhammad Fathin Habibibullah, mengungkap pesan ayahnya kepada warga MTA.

Menurut Habib, tidak ada pesan khusus yang disampaikan Ahmad Sukina kepadanya sebelum meninggal. Namun Sukina pernah berpesan agar keluarga hingga warga MTA selalu menjaga persatuan.

"Beliau ingin putra-putranya, keluarganya, warga MTA secara umum tetap menjaga kekompakan, menjaga kebersamaan, persatuan dan ukhuwah islamiah," kata Habib, sapaannya, di sela penyemayaman jenazah di kantor pusat MTA, Solo, Kamis (25/2/2021).


Habib yang juga pengurus MTA mengaku selalu menjadikan setiap perkataan ayahnya sebagai petuah. Ahmad Sukina juga berharap agar generasi penerus selalu melanjutkan semangat perjuangannya dalam berdakwah.

"Tentu di setiap aktivitas beliau, di rumah, di kantor, setiap kalimat beliau adalah pesan yang mana kita sebagai penerus harus memegang teguh semangat beliau," ujarnya.

Menurutnya, pengurus masih belum membahas siapa sosok penerus Sukina. Namun kata Habib, siapapun penerusnya, MTA harus terus melanjutkan dakwah sesuai arah pendirinya.

"Kami berharap sepeninggal beliau, kapal sebesar ini, Yayasan MTA ini tidak limbung, dapat berlayar terus di tengah samudera, siapapun penerusnya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ahmad Sukina meninggal dunia di RSUD dr Moewardi (RSDM) Solo sekitar pukul 03.36 WIB pagi tadi. Habib mengatakan ayahnya dirawat sejak Rabu (24/2) siang.

"Kemarin tiba-tiba tidak sadarkan diri. Menurut tim dokter RSDM ada gejala stoke. Tapi selama ini belum pernah ada gejala, beliau tampak sehat-sehat saja," katanya.

Bahkan, kata Habib, Ahmad Sukina masih sempat berbincang dengan keluarga pada Rabu pagi. Beberapa hari sebelumnya, Sukina juga sempat mengisi pengajian MTA secara daring.

"Senin itu masih ngisi pengajian online. Rabu pagi itu masih bercengkrama, masih beraktivitas seperti biasa," ujarnya.(dtk)
close
Subscribe