Kasus Bansos, KPK Geledah Rumah Orang Tua Politikus PDIP

Kasus Bansos, KPK Geledah Rumah Orang Tua Politikus PDIP

Gelora Media
facebook twitter whatsapp
GELORA.CO - Nama politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Ihsan Yunus mencuat dalam perkara dugaan suap terkait bantuan sosial (bansos) Covid-19 pada 2020. Kemarin (12/1) tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah orang tua Ihsan di Jalan Raya Hankam No A72, Cipayung, Jakarta Timur, untuk mendalami perkara tersebut.

Penggeledahan di rumah yang ditempati adik Ihsan tersebut dilakukan tim penyidik mulai siang hingga sore. Informasi yang dihimpun Jawa Pos, tim penyidik yang dikawal tim kepolisian itu menelusuri dugaan keterlibatan Ihsan dalam bagi-bagi kuota bansos oleh Kemensos.

Belum ada keterangan dari KPK berapa banyak kuota paket bansos yang ’’dikuasai” Ihsan. Termasuk nama-nama perusahaan rekanan penyedia bantuan sembako yang berafiliasi dengan wakil ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi PDIP tersebut.

Mencuatnya nama Ihsan menjadi pintu masuk penyidik KPK untuk mendalami dugaan keterlibatan oknum partai politik (parpol) dalam perkara bansos Covid-19. Sejauh ini, KPK telah menetapkan eks Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara sebagai tersangka. Juliari merupakan politikus PDIP yang menjabat wakil bendahara umum dewan pimpinan pusat (DPP) partai berlogo banteng tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Ihsan belum memberikan komentar. Jawa Pos mencoba untuk meminta tanggapan soal penggeledahan rumah orang tuanya oleh KPK melalui pesan singkat di nomor pribadinya. Namun, pesan itu belum berbalas.

Sementara itu, Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri mengatakan, selain menggeledah rumah di Cipayung, pihaknya melakukan penggeledahan di Perum Rose Garden, Jatikramat, Jati Asih, Kota Bekasi.

“Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan,” ujarnya.[jpc]

BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita