Ansor Jatim Siap Tampung Anggota Front Pembela Islam, Ini Respons FPI
logo

1 Januari 2021

Ansor Jatim Siap Tampung Anggota Front Pembela Islam, Ini Respons FPI

Ansor Jatim Siap Tampung Anggota Front Pembela Islam, Ini Respons FPI


GELORA.CO - PW GP Ansor Jawa Timur menyatakan siap menerima anggota Front Pembela Islam (FPI) yang dilarang pemerintah. Lalu bagaimana tanggapan FPI Jatim?
"Ya, itu satu tawaran yang baik ya. FPI-Ansor itu satu tawaran yang baik. Itu satu ide yang baik," kata Ketua Dewan Syura FPI Jatim, Haidar Al Hamid kepada detikcom, Jumat (1/1/2021).


"Kita berterima kasih atas penawarannya. Artinya apa? Artinya kita bersaudara," imbuh Haidar.


Menurut Haidar, antara FPI dan Ansor memang mempunyai akar tradisi keagamaan yang sama. Yakni ahlussunnah wal jamaah (Aswaja).

"FPI-Ansor ini kan Aswaja. Tarekatnya sama, suka hadrah, suka tahlilan, suka manaqiban, haul, qunut, ziarah kubur," tuturnya.



Meski begitu, pihaknya belum bisa menerima tawaran tersebut. Sebab, hingga kini masih menunggu instruksi dari pusat. Apalagi usai FPI resmi dilarang pemerintah, sejumlah pimpinan telah membentuk Front Persatuan Islam.
"Tapi kita menunggu komando dari pusat," imbuh Haidar.

Sebelumnya, PW GP Ansor Jawa Timur membuka pintu lebar-lebar untuk menerima anggota Front Pembela Islam (FPI) yang baru saja dilarang pemerintah. Hal itu disampaikan dalam acara Haul ke-11 Gus Dur di kantor PWNU Jatim.


"Ya kita sangat terbuka lebar dengan siapa pun. Apalagi ada teman-teman FPI yang sebenarnya sama ahlusunnah wal jamaah, Imam Syafi'i," ujar Ketua GP Ansor Jatim Syafiq Syauqi kepada detikcom, Rabu (30/12/2020).

"Saya kira kita bisa bersama-sama bergandengan tangan membangun negeri ini dan melupakan masa lalu, kita tatap masa depan," tambah pria yang akrab disapa Gus Syafiq itu.(dtk)
close
Subscribe