Inggris Temukan Covid-19 Jenis Baru yang Lebih Bahaya, SBY Minta Pemerintah Respon Cepat
logo

21 Desember 2020

Inggris Temukan Covid-19 Jenis Baru yang Lebih Bahaya, SBY Minta Pemerintah Respon Cepat

Inggris Temukan Covid-19 Jenis Baru yang Lebih Bahaya, SBY Minta Pemerintah Respon Cepat


GELORA.CO - Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Pemerintah siapkan langkah yang tepat untuk selamatkan rakyat dari Pandemi COVID-19. Hal ini menyikapi wabah pandemi COVID-19 varian baru yang di temukan di Inggris.

“Di Inggris muncul strain COVID-19 baru, yang lebih mudah dan cepat menyebar. Pandemi Spanish Flu 1918, penyebaran virusnya juga cepat dan mematikan, telan korban jiwa 50 juta lebih. Saya berharap pemerintah lakukan langkah yang cepat dan tepat untuk selamatkan kita dari covid-19 baru ini.*SBY*,” tulis SBY diakun twitter @SBYudhoyono yang dikutip Senin 21 Desember 2020.

Sebelumnya  Presiden Joko Widodo menyatakan imunisasi vaksin COVID-19 dimulai pada awal 2021. Selain gratis, Jokowi menegaskan penyuntikan vaksin secara bertahap karena target pemerintah menyasar 182 juta penduduk. 

"Tapi ini memang perlu tahapan-tahapan, nanti Januari berapa juta (vaksin), Februari berapa juta, Maret berapa juta, April berapa juta," kata Jokowi saat acara pemberian bantuan modal kerja di Istana Negara, Jakarta, Rabu 16 Desember 2020.

Pada kesempatan itu, ia juga menegaskan, vaksin yang diedarkan nanti gratis, tidak dipungut biaya sama sekali.

"Jangan ada yang bilang bayar, gratis," tegasnya.

Kepala Negara tetap mengingatkan, meski pelaksanaan vaksin sudah makin dekat, masyarakat diminta mengikuti protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.

Jokowi juga menyebut Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia telah dilibatkan sejak awal untuk memastikan kehalalan vaksin COVID-19 demi meyakinkan masyarakat, terutama kalangan muslim. []
close
Subscribe