Trump Bicara kepada Penasihatnya, Akui Bahwa Dia Kemungkinan Tidak Menang

Trump Bicara kepada Penasihatnya, Akui Bahwa Dia Kemungkinan Tidak Menang

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Sumber Gedung Putih mengatakan, "Trump mulai mengakui kepada penasihat di sekitarnya bahwa ia mungkin tidak bisa meraih kemenangan."

Nampaknya petahana Presiden Donald Trump mulai bersikap realistis. Namun, ini tidak berarti Trump akan mengakui kekalahannya begitu saja atau mengabaikan proses hukum, kata sumber tersebut menekankan, seperti dikutip dari CNN, Sabtu (7/11).

Sumber itu merujuk kepada isi tweet Trump baru-baru yang nampaknya ditujukan kepada Biden. Trump mengatakan agar tidak secara salah mengklaim jabatan presiden. Trump menekankan bahwa jika Biden bisa mengklaim kemenangan sementara surat suara masih dihitung maka dia juga bisa melakukannya.

"Saya juga bisa membuat klaim itu," cuit Trump.

Jika Trump kehilangan banyak suara di Pennsylvania, Arizona, dan Georgia, maka sudah bisa diduga bahwa Biden mendekati kemenangannya untuk meraih 270 suara electoral

"Bukan kepulan asap putih dari Sayap Barat," tulis CNN dalam laporan beritanya, menambahkan bahwa telah muncul realisme baru.

Sebelumnya, tim kampanye Trump mengatakan 'pemilihan ini belum berakhir' setelah Biden memimpin di dua negara bagian utama. Trump perlu memenangkan kedua negara bagian untuk dipilih kembali.

"Pemilihan ini belum berakhir. Proyeksi palsu tentang Joe Biden sebagai pemenang didasarkan pada hasil di empat negara bagian yang masih jauh dari final," kata penasihat umum kampanye Trump, Matt Morgan dalam sebuah pernyataan.

Dia terus menuduh kecurangan dan penyimpangan pemilih di Georgia, Pennsylvania, dan Nevada. (*)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita