Massa Buruh Mulai Berdatangan di Patung Kuda
logo

2 November 2020

Massa Buruh Mulai Berdatangan di Patung Kuda

Massa Buruh Mulai Berdatangan di Patung Kuda


GELORA.CO - Massa buruh akan kembali menggelar demo terkait penolakan pengesahan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja dan upah minimum 2021. Massa demo sudah tiba di sekitar patung kuda Arjuna Wijaya.

Pantauan detikcom pukul 09.30 WIB, Senin (2/11/2020), tampak sejumlah orang sudah berkumpul di sekitar patung kuda, tepatnya di Jalan Medan Merdeka Selatan. Berapa dari mereka tampak duduk-duduk di trotoar.


Sebuah mobil komando sudah terparkir di depan gerbang Monumen Nasional. Di mobil komando itu terlihat tulisan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia. Musik-musik buruh disetel di mobil komando tersebut.


Belum terlihat ada penutupan jalan, dari Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Budi Kemuliaan, dan Jalan MH Thamrin. Sejumlah kendaraan masih berlalu lalang di sekitar patung kuda Arjuna Wijaya.

Sejumlah polisi berjaga di sekitar lokasi. Polisi turut mengatur lalu lintas. Bus TransJakarta juga tampak melintas normal.


Pukul 09.42 WIB, tampak 2 bus yang diisi oleh para buruh tiba di Patung Kuda. Mereka turun di tepi jalan. Kemudian disusul lagi sebuah truk yang diisi oleh para buruh.



Kondisi di Patung Kuda jelang demo buruh (Isal/detikcom) Kondisi di patung kuda menjelang demo buruh. (Isal/detikcom)
Diketahui, buruh kembali menggelar unjuk rasa di sejumlah daerah, termasuk di Ibu Kota. Sederet tuntutan bakal dikemukakan dalam demonstrasi tersebut dari penolakan omnibus law UU Cipta Kerja hingga kenaikan upah minimum 2021.

Aksi buruh ini bakal digelar secara serentak di 24 provinsi. Khusus untuk di Jakarta, aksi bakal dipusatkan di Istana dan Mahkamah Konstitusi (MK).



Massa buruh yang akan menggelar demonstrasi berasal dari KSPI, KSPSI, AGN, dan Gekanas. Massa buruh dijadwalkan akan berkumpul di patung kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat. Polisi mengimbau massa agar tidak rusuh.

"Kita mengimbau sampaikan lah apa pun dengan damai, jangan bikin kerusuhan. Terus kita juga menyampaikan tolonglah korlap supaya jangan sampai terprovokasi kelompok provokator yang niatnya pengin bikin rusuh. Itu harus dijaga, jangan sampai nanti masuk lagi kelompok-kelompok yang memang anarkis yang biasa pengin bikin rusuh," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Minggu (1/11).(dtk)