Pangdam Jaya Ingatkan Jenderal Gatot dkk: Purnawirawan Sudah di Atas 60 Rentan Kena Corona -->
logo

1 Oktober 2020

Pangdam Jaya Ingatkan Jenderal Gatot dkk: Purnawirawan Sudah di Atas 60 Rentan Kena Corona

Pangdam Jaya Ingatkan Jenderal Gatot dkk: Purnawirawan Sudah di Atas 60 Rentan Kena Corona

GELORA.CO - Kericuhan terjadi di TMP Kalibata, Jakarta Selatan pada Rabu (30/9). Saat itu sejumlah purnawirawan ingin melakukan tabur bunga tapi diminta untuk tidak melanjutkan acara karena datang sampai 150 orang di tengah PSBB masih berlaku di Jakarta. 

Sejumlah purnawirawan yang hadir dalam acara itu, yakni mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Mantan KSAL Slamet Soebianto, Mantan KSAU Imam Sufaat, Mantan Danjen Kopassus Sunarko, Mantan Dankor Marinir Suharto. 

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman pun angkat bicara soal insiden itu. Menurutnya petugas bermaksud baik yaitu untuk mematuhi protokol kesehatan. Selain karena Jakarta sedang PSBB, menurut Dudung purnawirawan yang sudah berusia lanjut rentan tertular corona. 

"Sudah diimbau, diingatkan agar tidak adanya kerumunan-kerumunan lebih dari lima orang apalagi bapak-bapak dari punawirawan usia rata-rata sudah di atas 60 yang sangat rentan sekali yang menimbulkan klaster baru," kata Dudung saat konferensi pers di Kodam Jaya, Kamis (1/10). 

Dudung mengatakan saat ini Jakarta masih memiliki kasus corona yang tinggi. Maka menjadi kewajiban bagi para aparat untuk mengingatkan jika ada potensi penularan virus corona. 

"Karena di Jakarta ini sudah sangat cukup tinggi wabah corona sehingga diimbau oleh Kapolres untuk tidak melakukan kerumunan-kerumunan. Namun imbauan itu dari Kapolres tidak diindahkan," kata Dudung. 

Dudung menegaskan apa yang dilakukan aparat di lapangan semata-mata untuk mencegah adanya penularan virus corona. Ia berharap agar para purnawirawan tidak termakan isu lain sehingga membuat hubungan buruk. 

"Kami berharap bapak-bapak purnawirawan membantu kami. Dan kami berharap juga mohon untuk tidak terkontaminasi dengan isu-isu yang berkembang saat ini yang justru nantinya akan membuat nama baik purnawirawan ini jadi tidak baik," kata Dudung. []