Jumat Besok, Tersangka Kebakaran Kejagung Bakal Ketahuan, Siapa Orangnya?

Jumat Besok, Tersangka Kebakaran Kejagung Bakal Ketahuan, Siapa Orangnya?

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Mabes Polri bakal membeberkan tersangka atau pihak yang bertanggungjawab dalam kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung RI.

Kepastian itu akan disampaikan kepada publik pada Jumat (23/10) mendatang.

Demikian disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

“Penetapan tersangka nanti dilakukan gelar (perkara) tersendiri di internal, Jumat (23/10) pagi,” ungkap dia.

Kendati demikian, Awi masih enggan memberikan bocoran terkait identitas pihak yang bertanggungjawab itu.

“Kami sama-sama tunggu bagaimana hasilnya (dari penyidik),” sambungnya.

Awi menuturkan, pada hari ini penyidik menggelar ekspose ke jaksa peneliti terkait perkembangan terkini kasus tersebut.

“Sore tadi penyidik ekspose di hadapan jaksa peneliti di Kejaksaan Agung,” tambah Awi.

Proses ekspose di hadapan jaksa peneliti itu merupakan rangkaian untuk merampungkan penyidikan perkara yang bermuara pada penetapan tersangka.

Selain itu, ekspose ini juga bertujuan agar ketika melimpahkan berkas penyidikan, nantinya dipermudah dan dipercepat terkait proses pemberkasannya.

“Ke depan proses penyidikannya bisa berjalan dengan lancar karena nanti berkas selesai di Kejagung, beliau-beliau (Jaksa Penliti) juga yang melakukan pemeriksaan berkasnya,” tandasnya.

Sebelumnya, berdasarkan gelar perkara perdana, penyidik Bareskrim Polri menyimpulkan bahwa ada unsur kesengajaan dalam kebakaran gedung utama Kejagung RI.

Penanganan kasus pun naik dari penyelidikan ke penyidikan, karena ada dugaan pidana dalam peristiwa tersebut.

Hasil penyelidikan, disimpulkan bahwa asal api bukan dari arus pendek, melainkan open flame.

Diduga, api berawal dari lantai 6 Ruang Rapat Biro Kepegawaian kejagung yang merembet ke sejumlah ruangan dan lantai lainnya.

Temuan lain menyebut, terdapat cairan minyak yang mengandung senyawa hidrokarbon.[psid]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita