Demonstran Sukabumi Bergerak Tolak Omnibus Law, Polisi: Jangan Anarki -->
logo

7 Oktober 2020

Demonstran Sukabumi Bergerak Tolak Omnibus Law, Polisi: Jangan Anarki

Demonstran Sukabumi Bergerak Tolak Omnibus Law, Polisi: Jangan Anarki



GELORA.CO

Sejumlah lokasi di Kota dan Kabupaten Sukabumi bakal dijadikan tempat berkumpulnya massa untuk berunjuk rasa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja. Selain buruh pabrik, massa yang melakukan juga berasal dari mahasiswa.

Informasi diperoleh detikcom, aksi massa akan dilakukan di wilayah Kecamatan Cicurug, Palagan Bojongkokosan, Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Sukalarang dan Palabuhanratu. Selain bergerak ke DPRD, massa juga akan menyuarakan aksinya ke Gedung Negara Pendopo Sukabumi.


Massa buruh berasal dari sejumlah pabrik di wilayah Sukabumi Utara, sementara berdasarkan data pemberitahuan aksi yang diperoleh detikcom. Massa mahasiswa berasal dari IMM, Himasi, GMNI, HMI dan PMII yang tergabung dalam Cipayung Plus

Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif membenarkan informasi akan adanya aksi demonstrasi yang dilakukan massa hari ini. Lukman mengingatkan agar massa yang terlibat demonstrasi untuk mengedepankan protokol kesehatan.

Pelimpahan Bola Sabu Rp 480 M, Kajari Sukabumi: Diancam Hukuman Mati! aksi demo jadi kita sudah ploting di sejumlah titik-titik aksi seperti DPRD, Bojong Kokosan, Cicurug, Cikembar GSI, kita sudah bagi kekuatan dari TNI, Polres Sukabumi, masing masing wilayah kita ploting satu persatu," kata Lukman.


"Kita sudah menginstruksikan kepada anggota untuk tetap mengingatkan kepada masyarakat menerapkan protokol kesehatan, tidak anarki, jangan sampai aksi yang dilaksanakan itu merugikan masyarakat lain. Ada 1.000 personel gabungan kita sebar hari ini," ucap Lukman.Lukman meminta selain memperhatikan soal protokol kesehatan, massa juga diminta untuk tidak anarkis. Sebanyak 1000 personel gabungan disebar Lukman untuk mengamankan jalannya aksi.(dtk)