8 Anggota Ditangkap, Komite Eksekutif KAMI Datangi Bareskrim -->
logo

13 Oktober 2020

8 Anggota Ditangkap, Komite Eksekutif KAMI Datangi Bareskrim

8 Anggota Ditangkap, Komite Eksekutif KAMI Datangi Bareskrim


GELORA.CO - Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Ahmad Yani, menyambangi Bareskrim Polri setelah delapan anggota KAMI ditangkap. Yani menuturkan, dari delapan orang yang ditangkap, tiga orang adalah rekannya.
"Kita baru tahu itu adalah rekan kita adalah 3 orang (yang ditangkap). Pak Anton Permana, dia salah satu anggota komite, saya lupa anggota kajian strategis atau penggalangan. Kedua ada Pak Syahganda, sekretaris komisi eksekutif. Ketiga adalah Pak Jumhur Hidayat," kata Yani di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Yani menuturkan, selain tiga rekannya itu, terdapat anggota KAMI Medan yang ditangkap. Yani belum menerima permintaan pendampingan untuk ketiga anggota tersebut.



"Terus ada tiga lagi yang baru kita dapat informasinya itu dari Kota Medan. Tadi sudah dikasih namanya, tapi dia belum minta resmi ke kami untuk pendampingan," ujarnya.

Yani menyampaikan, pihak KAMI sudah menyiapkan pendampingan. Saat ini, pihaknya sedang menunggu beberapa surat dan data sebagai syarat administrasi untuk pendampingan.

"Tapi kita sudah menyiapkan (pendampingan), tadi sudah memberikan catatan dari keluarganya. Nama-nama, tapi kita butuh KTP, dan kita butuh apa surat penangkapannya, penahanannya supaya seperti itu," tuturnya.


Sebelumnya diberitakan, Polri menangkap sejumlah pimpinan dan anggota KAMI. Penangkapan pertama dilakukan oleh tim dari Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara (Sumut), kemudian oleh Direktorat Tindak Siber Bareskrim Polri.

"Bahwasanya betul, memang ada beberapa hari ini Siber Bareskrim Polri maupun Siber Polda Sumatera Utara telah melakukan penangkapan-penangkapan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono.

Awi menjelaskan serangkaian penangkapan dilakukan sejak 9 Oktober hingga hari ini. Delapan orang ditangkap terkait demonstrasi tolak omnibus law UU Cipta Kerja.


"Terkait dengan demo omnibus law mulai tanggal 8 kemarin, yang kita sama-sama tahu kejadiannya, dan secara berturut-turut mulai tanggal 9 sampai hari ini tanggal 13, tim telah melakukan beberapa kali penangkapan," jelasnya.

Berikut ini urutan penangkapan kedelapan petinggi-anggota KAMI:

Jumat, 9 Oktober 2020
- Ketua KAMI Medan Khairi Amri di Medan oleh Polda Sumut

Sabtu, 10 Oktober 2020
- Inisial JG oleh Polda Sumut
- Inisial NZ oleh Polda Sumut
- Inisial KA di Tangerang Selatan oleh Bareskrim Polri


Senin,12 Oktober 2020
- Deklarator KAMI, Anton Permana, di Rawamangun, Jaktim, oleh Bareskrim Polri, pukul 00.00-02.00 WIB
- Inisial WRP oleh Polda Sumut

Selasa, 13 Oktober 2020
- Petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Syahganda Nainggolan di Depok oleh Bareskrim Polri, pukul 04.00 WIB
- Inisial JH oleh Bareskrim Polri di Cipete, Jaksel, oleh Bareskrim Polri, pukul 05.00 WIB(dtk)