Usai Mengoyak Jepang, Topan Haishen Bergerak Menuju Korea Selatan

Usai Mengoyak Jepang, Topan Haishen Bergerak Menuju Korea Selatan

Gelora Media
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Setelah menyerang pulau-pulau di selatan Jepang, Topan Haishen bersiap menuju Korea Selatan.

Dengan kecepatan hingga 144 kilometer per jam, Topan Haishen mengarah ke utara menuju kota terbesar kedua di Korea Selatan, Busan pada Senin (7/9).

Badan cuaca Korea Selatan mengatakan, angin kencang sudah memutus aliran listrik ke hampir 5.000 rumah tangga di ujung selatan Semenanjung Korea, termasuk Pulau Jeju yang sudah mendapatkan curah hujan lebih dari 473 mm sejak Sabtu (5/9).

Dilaporkan Reuters, pihak berwenang telah mengevakuasi hampir 1.000 orang, sementara lebih dari 300 penerbangan di 10 bandara, termasuk Bandara Internasional Jeju telah dibatalkan.

Kementerian keamanan nasional menuturkan, taman nasional dan beberapa layanan kereta juga sudah ditangguhkan.

Di Jepang, Topan Haishen mengahantam pada Minggu (6/9). Namun pada Senin dini hari, 440 ribu rumah di wilayah barah daya Kyusu belum mendapatkan aliran listrik setelah dihantam badai.

Penyiar publik NHK melaporkan, sebanyak 32 orang terluka, termasuk seorang perempuan yang jatuh dari tangga karena gelap dan empat orang yang terluka akibat ledakan jaca pusat evakuasi.

Hampir dua juta orang telah diperintahkan untuk mengungsi dari wilayah tersebut. Sementara wilayah Kyusu sendiri masih belum pulih dari hujan lebat dan banjir yang melanda pada Juli dan menewaskan 83 orang.

Setelah Korea Selatan, Topan Haishen juga diperkirakan akan mendekati kota pelabuhan Chongjin Korea Utara pada Senin malam.

Kehadiran Topan Haishen hanya berselang beberapa hari setelah Topan Maysak menghantam Semenanjung Korea dengan menewaskan sedikitnya dua orang dan ribuan orang tanpa listrik.[rmol]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita