Terungkap! Tabrak Polisi hingga Tewas, Oknum TNI Mabuk dan Mangkir Tugas

Terungkap! Tabrak Polisi hingga Tewas, Oknum TNI Mabuk dan Mangkir Tugas

Gelora Media
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Serka Bambang Prihatin, oknum anggota TNI yang menabrak anggota Polri Briptu Andry Budi Wibowo hingga tewas di kawasan Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur resmi ditetapkan sebagai tersangka. Bambang disebut mabuk ketika menabrak Briptu Andry.

Komandan Polisi Militer TNI Kodam Jaya (Danpom Kodan Jaya), Kolonel CPM Andrey Swatika Yogaswara mengungkapkan, bahwa Serka Bambang menabrak Briptu Andry dalam keadaan pengaruh minuman beralkohol bukan karena mengantuk.

"Serka BP (Bambang Prihatin) ini mabuk," kata Yogaswara kepada Suara.com, Senin (21/9/2020).

Selain itu, Serka Bambang ini pada saat itu meninggalkan pekerjaannya. Tersangka ini disebut mangkir tugasnya saat menjalankan piket.

"Jadi Serka BP mabuk, meninggalkan posnya saat piket," ungkapnya.

Kendati begitu, Yogaswara belum menjelaskan secara rinci mengapa tersangka mabuk dan meninggalkan pekerjaannya. Menurutnya, penyelidikan masih dilakukan pihaknya hingga kini.

"Penyelidikan kita jalankan terus menerus," katanya.

Tabrak Lari

Penyebab tewasnya Anggota Polri Briptu Andry Budi Wibowo (29) di Jalan Sapi Perah, Kelurahan Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Kamis (17/9/2020) menemui titik terang. Briptu Andry tewas diduga menjadi korban tabrak lari

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan, kekinian sudah diamankan terduga pelaku tabrak lari yakni satu oknum anggota TNI.

"Ada indikasi korban anggota polri (Briptu Andry) kemarin korban tabrak lari. Dilakukan peyelidikan diamankan seseorang memang anggota TNI," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (18/9/2020).

Fakta tersebut didapat usai pihaknya melakukan penyelidikan dan ditemui sejumlah bukti yang menguatkan. Diantaranya ditemui plat nomor polisi kendaraan roda empat di TKP.

"Pada saat itu ketemu pelat nomer di tkp. Indikasi arahnya ke sana. Diamankan setelah itu kami bersama-sama dengan anggota POM kita serahkan," ungkapnya.[sc]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita