Prabowo Garap Lumbung Pangan, Kenapa Singkong yang Ditanam? -->
logo

21 September 2020

Prabowo Garap Lumbung Pangan, Kenapa Singkong yang Ditanam?

Prabowo Garap Lumbung Pangan, Kenapa Singkong yang Ditanam?


GELORA.CO - Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang dipimpin Prabowo Subianto mendapatkan mandat dari Presiden Joko Widodo untuk menanam singkong dalam program lumbung pangan (food estate) nasional. Sedangkan penanaman padi akan diserahkan ke Kementerian Pertanian yang jauh lebih ahli. 

Singkong yang akan ditanam oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) ini tersebar di lahan seluas 60 ribu hektare seperti yang diungkapkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Khusus di Provinsi Bengkulu akan ditanam di atas tanah 30 ribu hektare. 

Kenapa Singkong yang Ditanam? 

Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono mengatakan ada tiga alasan singkong menjadi salah satu komoditas yang ditanam dalam program ini. Pertama, menjadi alternatif pengganti karbohidrat dari padi dan gandum. 

Kedua, Indonesia masih impor padi dan gandum. Jadi, kehadiran singkong bisa menjadi pilihan lain masyarakat Indonesia mengkonsumsi karbohidrat, apalagi singkong bisa diolah jadi tepung, mie, hingga roti. 

"Kita kan pengimpor gandum terbesar. Jadi visinya itu singkong alternatif biar tidak satu komoditas. Dicari sumber alternatif yang bisa gantikan terigu dan gandum tapi rasanya sama. Dari sisi kesehatan, singkok juga glutennya enggak terlalu tinggi," kata dia kepada kumparan, Senin (21/9). 

Alasan ketiga, menurutnya singkong lebih mudah ditanam bahkan di atas lahan gambut. Sedangkan padi akan lebih sulit berada di atas lahan tersebut. 

Selain singkong, Kemhan juga akan menanam sagu. Untuk aturan teknis mengenai program lumbung pangan, Kemhan masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres) diteken Presiden Joko Widodo. 

Rencana Menhan Prabowo untuk menanam singkong massal di food estate atau lumbung pangan, sebelumnya dilontarkan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. Dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR, Syahrul menyebutkan penanaman singkong akan dilakukan di lahan seluas 60 ribu hektar. 

"Sedikit jadi catatan bahwa Menhan masuk untuk menanam singkong 60 ribu hektar tahun ini," ujar Syahrul, Senin (14/9).   

Dia melanjutkan, Kementan tidak terlibat dalam rencana penanaman singkong tersebut. Sebab pihaknya mendapat bagian untuk menanam padi di lahan 30 ribu hektare. Sedangkan penanaman singkong 30 ribu hektare di Bengkulu dilontarkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri. []