KAMI Sulsel Dideklarasikan, Strukturnya Sama Dengan Yang Di Jakarta 18 Agustus -->
logo

24 Agustus 2020

KAMI Sulsel Dideklarasikan, Strukturnya Sama Dengan Yang Di Jakarta 18 Agustus

KAMI Sulsel Dideklarasikan, Strukturnya Sama Dengan Yang Di Jakarta 18 Agustus

GELORA.CO - Deklarasi Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia Sulawesi Selatan (KAMI Sulsel) resmi dideklarasikan oleh Dewan Deklarator secara virtual, Senin pagi (24/8).

Acara tersebut dihadiri Dewan Deklarator KAMI Prof. M. Din Syamsuddin dan Dr. Said Didu, yang menyaksikan secara virtual pembacaan jati diri, tuntutan, hingga struktur organisasi.

Salah seorang Deklarator KAMI Sulsel, dr. Abdul Aziz Sp.U membacakan struktur organisasi yang disahkan oleh Dewan Deklarator yang bentukannya sama persis dengan KAMI Jakarta yang dideklarasi 18 Agustus lalu.

Di mana pertama, struktur tertinggi KAMI diemban oleh Dewan Deklarator yang bertindak sebagai penentu kebijakan prinsipil dan strategis yang dipimpin oleh presidium yang bekerja secara kolektif kolegial memimpin gerakan sesuai jati dirinya.

Di bawahnya, terdapat Komisi Eksekutif yang teridiri dari 9 orang yang diangkat oleh presidium dan berfungsi sebagai motor penggerak koalisi dengan melakukan rencana-rencana strategis yang diputuskan dewan deklataror, serta membentuk dan mengkoordinasi divisi-divisi.

"Kemudian ada komisi-komisi sebagai organ kerja sesuai sektor pembanguanana nasional yang melangsungkan aksi di bawah koordinasi presidium," ucap Abdul Aziz membacakan.

Kemudian distruktur terbawah ada divisi-divisi yang menjadi organ dan instrumen koalisi untuk melaksanakan rencana kerja aksi sesuai bidangnya masing-masing.

Ditegaskan oleh Abdul Aziz bahwa jati diri dari gerakan ini adalah untuk tegaknya kedaulatan negara, terciptanya kesejahteraan rakyat, dan terciptanya kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 

KAMI sebagai gerakan yang terorganisasi menerapkan displin ketat dan tegas di bawah kendali presidium yang dapat mengambil keputusan tertentu demi nama baik dan efektifitas gerakan," demikian Abdul Aziz.

Dalam acara deklarasi KAMI Sumsel ini, turut dibacakan sejumlah maklumat gerakan yang menyampaikan persoalan ekonomi, politik, sosial budaya, hukum, HAM dan keamanan, dan suber daya alam. (Rmol)