Usai Bertemu Purnomo, Jokowi Sempat Jamu Elite Gelora dan PAN -->
logo

24 Juli 2020

Usai Bertemu Purnomo, Jokowi Sempat Jamu Elite Gelora dan PAN

Usai Bertemu Purnomo, Jokowi Sempat Jamu Elite Gelora dan PAN

GELORA.CO - Presiden Joko Widodo sempat menjamu sejumlah elite Partai Gelora usai bertemu dengan Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo. Kini Purnomo telah dinyatakan positif Covid-19.

Pertemuan antara Jokowi dan Purnomo dilakukan pada Kamis (16/7). Dalam pertemuan tertutup itu, keduanya membicarakan pemilihan wali kota Solo. Jokowi memberi tahu Purnomo bahwa PDIP sudah final mengusung anaknya, Gibran Rakabuming Raka.

Empat hari setelahnya, Jokowi bertemu elite dua partai politik. Ia menjamu sejumlah petinggi Partai Gelora. Beberapa di antaranya yang hadir yaitu Ketua Umum Anis Matta, Sekjen Mahfudz Siddiq, Wakil Ketua Umum Fahri Hamzah, dan Ketua Bidang Deddy Mizwar.

Pada hari yang sama, mantan Wali Kota Solo itu juga mengundang Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan dan sejumlah elite partai bentukan Amien Rais itu.

CNNIndonesia.com sempat bertanya kepada Anis Matta apakah elite Partai Gelora berniat menjalani tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR) usai Purnomo dinyatakan positif Covid-19. Pasalnya, Jokowi dan sejumlah orang di Istana menjalani tes PCR begitu Purnomo dinyatakan positif.

"Rasanya sih enggak perlu karena sebelum ke Istana sudah rapid test sesuai protokol," kata Anis pada Jumat (24/7).

Dalam pertemuan, kata Anis, semua pihak juga taat protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Ia berdoa agar semua pihak diberi kesehatan.

"Selama di Istana semua protokol Covid-19 dijalankan dengan ketat, termasuk diminta tetap memakai masker selama bicara dengan Presiden," tuturnya.

Achmad Purnomo menyatakan bahwa dirinya positif Covid-19. Hal itu ia ketahui usai menjalani tes PCR sebanyak dua kali pada Jumat (17/7) dan Sabtu (18/7).

Setelah Achmad Purnomo dinyatakan positif Covid-19, pihak Istana mempertimbangkan untuk mengurangi jumlah orang yang ingin bertemu dengan Jokowi.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan pada dasarnya selama ini Istana telah membatasi jumlah orang yang bertemu Jokowi. Namun ia tak menutup kemungkinan untuk memperketat lagi aturan ini.

"Tadi sore misalnya jam 15.00 WIB di Bogor ada 30 (orang), mungkin akan kami pikirkan kami kurangkan jadi 20, dengan jarak yang mungkin agak lebih jauh lagi," kata Heru kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (24/7). []