Jika DPR dan Pemerintah Ngotot Lanjutkan RUU HIP, PA 212: Kita Akan Lakukan Perlawanan -->
logo

14 Juli 2020

Jika DPR dan Pemerintah Ngotot Lanjutkan RUU HIP, PA 212: Kita Akan Lakukan Perlawanan

Jika DPR dan Pemerintah Ngotot Lanjutkan RUU HIP, PA 212: Kita Akan Lakukan Perlawanan

GELORA.CO - Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI akan melakukan upaya perlawanan jika DPR RI belum ada sikap menghapus RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dari prolegnas.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif usai konferensi pers di Gedung Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (14/7).

Menurut Slamet, aksi yang akan kembali digelar di depan Gedung MPR/DPR Jakarta pada Kamis (16/7) besok bertepatan dengan sidang paripurna.

Sehingga, jika tidak ada sikap dari DPR RI bahkan jika pemerintah masih mendukung pembahasan RUU HIP, maka ANAK NKRI akan melakukan perlawanan.

"Kita melihat sekarang bolanya ada di DPR lewat sidang paripurna besok (Kamis), makanya besok kita lihat sikap DPR. Dan kalau blm ada sikap DPR atau pun nanti setelah paripurna pemerintah pun masih mendukung, ya pasti kita akan melakukan upaya-upaya perlawanan untuk dibatalkan ini semua," tegas Slamet Maarif.

Bahkan kata Slamet, jika DPR tetap ngotot tidak menjalankan keinginan rakyat, maka ANAK NKRI akan berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menggelar aksi besar-besaran.

"Setelah itu nanti kalau memang DPR masih ngotot ya kita akan jalankan dan akan koordinasi dengan MUI, karena MUI pernah mengatakan bahwa kita akan demo besar-besaran. Saya pastikan kalau sampai dipaksakan, umat juga akan terus berjuang di lapangan," pungkas Slamet. (*)