Menlu Heiko Maas Ungkap Rumitnya Hubungan Jerman-AS, Sudah Di Ujung Tanduk?
logo

7 Juni 2020

Menlu Heiko Maas Ungkap Rumitnya Hubungan Jerman-AS, Sudah Di Ujung Tanduk?

Menlu Heiko Maas Ungkap Rumitnya Hubungan Jerman-AS, Sudah Di Ujung Tanduk?

GELORA.CO - Hubungan antara Jerman dan Amerika Serikat (AS) tampaknya semakin keruh dan mengkhawatirkan. Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas bahkan sudah terang-terangan mengakui hal tersebut.

Keruhnya hubungan Jerman dan AS setidaknya bermula dari penolakan Kanselir Angela Merkel untuk menghadiri pertemuan G7 secara fisik. Alhasil, Presiden Donald Trump pun terpaksa untuk membatalkan pertemuan tersebut di mana AS saat ini sebagai tuan rumah.

Membalas Merkel, Trump lalu memerintahkan militernya untuk menarik 9.500 tentara AS dari Jerman. Adapun saat ini jumlah tentara AS di Jerman sebanyak sekitar 35 ribu.

Berbicara kepada surat kabar Jerman, Bild am Sonntag, Maas mengaku menyesali rencana penarikan pasukan AS. Ia bahkan menyebut hubungan Jerman dan AS saat ini "rumit".

“Jika itu menyangkut penarikan sebagian pasukan AS, kami mencatat hal ini. Kami menghargai kerja sama dengan pasukan AS yang telah berkembang selama beberapa dekade. Itu demi kepentingan kedua negara kita," ujar Maas seperti dikutip Reuters, Minggu (7/6).

"Kami adalah mitra dekat dalam aliansi transatlantik. Tapi... Ini rumit," ungkapnya mengakui.

Di dalam negeri, pada Sabtu (6/6), anggota parlemen senior Jerman dari blok konservatif mengkritik keputusan Trump untuk menarik ribuan tentaranya

Namun berdasarkan keterangan seorang pejabat AS yang tidak ingin diidentifikasi, keputusan untuk menarik pasukan tidak ada hubungannya dengan kegagalan AS menjadi tuan rumah pertemuan G7.

Menurutnya, rencana tersebut sudah dipertimbangkan berbulan-bulan oleh perwira tinggi militer AS, Jenderal Mark Milley. (Rmol)