China: Amerika Memiliki Masalah Besar Tentang Rasisme

China: Amerika Memiliki Masalah Besar Tentang Rasisme

Gelora Media
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Aksi protes yang terjadi di Amerika Serikat selama enam hari berturut-turut, memancing reaksi China untuk ikut berkomentar. Melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, China menilai aksi itu merupakan kerusuhan massal yang memperlihatkan parahnya masalah rasisme di AS.
Rasisme terhadap etnis minoritas di AS adalah penyakit kronis masyarakat di sana. Situasi saat ini mencerminkan parahnya masalah rasisme dan kekerasan polisi di AS," ujar Zhao.

Para diplomat dan media pemerintah China seperti memanfaatkan kerusuhan ini untuk ‘membalas’ komentar AS atas kerusuhan di Hong Kong.

Ketika Hong Kong rusuh, Amerika Serikat menekan China sebagai biang keladinya. Kini tuduhan itu berbalik, bahwa ternyata AS tidak bisa menjaga warganya sendiri dan bahwa AS sangat bermasalah dengan rasisme.

"Orang kulit hitam juga berhak untuk hidup. Hak asasi manusia mereka juga harus dijamin," kata Zhao Lijian kepada wartawan di Beijing, seperti dikutip dari CNA, Senin (1/6).

Beijing telah lama geram oleh kritik yang terus-terusan datang dari AS atas penanganannya terhadap protes yang mengguncang Hong Kong tahun lalu.
Zhao juga mengatakan tanggapan pemerintah AS terhadap protes yang terjadi di Hong Kong adalah contoh dari standar ganda AS yang sudah terkenal di dunia(rmol)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita