Tambah 10 Lagi, Tenaga Medis Positif Corona di Kudus Jadi 13 Orang
logo

3 Mei 2020

Tambah 10 Lagi, Tenaga Medis Positif Corona di Kudus Jadi 13 Orang

Tambah 10 Lagi, Tenaga Medis Positif Corona di Kudus Jadi 13 Orang

GELORA.CO - Tenaga medis terkonfirmasi positif Corona atau COVID-19 di Kabupaten Kudus, bertambah lagi sebanyak 10 kasus. Hingga saat ini total tenaga medis di Kudus yang terpapar virus Corona mencapai 13 orang. Seluruhnya adalah tenaga medis di RS Mardi Rahayu, Kudus.

Juru Bicara Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus, dr Andini Aridewi mengatakan ada penambahan kasus terkonfirmasi positif corona sebanyak 10 kasus, seluruhnya adalah tenaga kesehatan atau tenaga medis.

"Ini ada kaitannya sama tiga kasus tenaga medis sebelumnya. 10 ini tenaga kesehatan semua di Rumah Sakit Mardi Rahayu, Kudus. Sehingga total tenaga medis yang positif ada 13 orang," jelasnya saat jumpa pers melalui saluran zoom meeting, Minggu (3/5/2020).

Keseluruhan dari mereka, sebelumnya dilakukan rapid test. Hasilnya setelah dilakukan swab PCR, ada 10 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19. Hasil swab diketahui pada Minggu (3/5/2020).

"Jadi memang untuk tenaga kesehatan hampir semua dilakukan rapid rest. Sampai dengan saat ini swab positif ada 13 orang itu. Kondisinya baik, tidak ada satu pun yang punya penyakit penyerta," lanjutnya.

Andini menuturkan, dari 10 tenaga kesehatan itu terdiri dari enam perempuan dan empat laki-laki, berusia 27 tahun hingga 50 tahun. Mereka berasal dari lima orang daerah Kudus, dua dari Semarang dan tiga dari Demak.

"Delapan tenaga medis ini dirawat di RS Mardi Rahayu Kudus dan dua lainnya dirawat di Semarang sejak Sabtu (2/5) malam," terangnya.

Langkah selanjutnya dari pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus adalah melakukan pelacakan atau tracing orang yang kontak dengan terkonfirmasi pasien positif tersebut. Mereka terdiri dari keluarga maupun masyarakat yang kontak dengan belasan tenaga kesehatan ini.

"Dari sisi pelayanan kita tetap sesuai dengan standar. Kita tetap menggunakan APD dan semua rumah sakit pasti melakukan protokol dan SOP saat memberikan layanan," tegasnya.

Sebelumnya ada tiga tenaga kesehatan di Kudus yang telah dinyatakan terkonfirmasi positif Corona berdasarkan hasil swab. Mereka masih dirawat di rumah sakit di Kudus.(dtk)