PSBB Bakal Dilonggarkan, GNPF Ulama Binjai: Pemerintah Tak Lihat Pengorbanan Umat Islam?
logo

18 Mei 2020

PSBB Bakal Dilonggarkan, GNPF Ulama Binjai: Pemerintah Tak Lihat Pengorbanan Umat Islam?

PSBB Bakal Dilonggarkan, GNPF Ulama Binjai: Pemerintah Tak Lihat Pengorbanan Umat Islam?

GELORA.CO - Ketua GNPF Ulama Binjai, Sanni Abdul Fattah, mengingatkan pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk merumuskan ulang rencana pelonggaran Pembatasan Skala Berskala Besar (PSBB). Jangan sampai rencana ini akan membuat pengorbanan yang dilakukan masyarakat dalam beberapa bulan terakhir menjadi sia-sia.

"Kami ingatkan, agar pemerintah tidak sembarangan memutuskan dan meninjau kembali pengorbanan besar rakyatnya selama tiga bulan belakangan," kata Sanni, Senin (18/5).

Dikatakan Sanni, sejauh ini umat Islam di Indonesia sudah banyak mengorbankan perasaan untuk memutus penyebaran Covid-19.

"Ingat, kami umat Islam, sudah berkorban dan mengikuti anjuran. Tiga bulan sebelumnya kami harus berbantah-bantahan di kalangan kami sendiri untuk merumuskan seiya sekata, mengosongkan masjid dan meniadakan shalat Jumat, serta pengajian-pengajian," ucap Sanni

"Bahkan, PP Muhammadiyah pun sudah mengeluarkan edaran untuk meniadakan pelaksanaan shalat Idul Fitri. Dan sejumlah tatacara pelaksanaan shalat Id untuk sendiri sudah banyak beredar dan viral di medsos," imbuhnya.

Untuk itu, Sanni meminta Pemerintah untuk berhenti melakukan hal-hal yang tidak produktif.

"Berhentilah melakukan hal-hal yang tidak produktif. Memprovokasi, menyebabkan fitnah di kalangan umat. Memaksa umat Islam untuk memberikan nilai kepada pemerintah sehingga pemerintah dianggap sebagai rezim yang keji dan tidak berpihak kepada umat Islam. Hentikanlah," demikian Sanni. []