Denny Siregar Sindir SBY Kerahkan Cucu Minta Jokowi Lockdown
logo

4 Mei 2020

Denny Siregar Sindir SBY Kerahkan Cucu Minta Jokowi Lockdown

Denny Siregar Sindir SBY Kerahkan Cucu Minta Jokowi Lockdown

GELORA.CO - Pegiat media sosial Denny Siregar menyindir Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengerahkan cucunya untuk meminta kepada Presiden Jokowi agar segera menerapkan kebijakan lockdown.

Sindiran itu disampaikan Denny Siregar melalui akun Twitternya, @Dennysiregar7.

Pria yang dikenal sebagai ‘Panglima Cebong’ itu menanggapi surat terbuka cucu SBY, Almira Tunggadewi Yudhoyono yang meminta Jokowi melakukan lockdown.

Menurut Denny, SBY sudah pernah menyuarakan agar Jokowi melakukan lockdown. Hal serupa dilakukan putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Kali ini giliran cucu SBY yang juga putri dari pasangan AHY dan Annisa Pohan yang menyuarakan lockdown.

“Bapak udah. Anak udah juga. Sekarang cucu juga dikerahkan. Kalo ada cicit, cicit juga bisa ikutan minta lockdown,” sindir Denny Siregar.

Sebelumnya, AHY mengunggah foto di akun Instagramnya. Dalam foto itu, AHY dan istrinya Annisa Pohan sedang menemani anaknya, Almira Tunggadewi Yudhoyono membuat surat terbuka kepada Presiden Jokowi.

AHY dan Annisa Pohan menemani anaknya tulis surat terbuka ke Jokowi

Di keterangan foto, AHY mengungkapkan surat tersebut tersebut merupakan tugas Aira dari sekolahnya selama masa pandemi.

Tugas sekolah itu diungkapkan AHY berupa pidato dalam bahasa Inggris yang menjelaskan tentang lockdown pada masa pandemi covid-19.

“Beberapa hari yang lalu, Aira, putri saya mendapat tugas dari sekolahnya untuk membuat dan menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris, menjelaskan tentang lockdown dalam masa pandemi covid-19 ini, dan kenapa harus lockdown secara mandiri di rumah. Tentu semua dilakukan di depan komputer, secara virtual,” tulis AHY.

“Yang seru, skenarionya: pidato tersebut, harus disampaikan langsung ke hadapan Presiden Jokowi dan jajaran pemerintahan,” tambahnya.

Terkait hal tersebut, Aira katanya mengajaknya dan istri, Annisa Pohan untuk berdiskusi dalam merampungkan naskah pidatonya.

AHY mengaku terkejut dengan tugas sekolah tersebut. Sebab Aira baru menginjak kelas enam SD, tetapi harus menjabarkan realitas wabah virus corona yang menjadi pandemik saat ini.

“Menarik sekali, anak kelas 6 SD sudah diajak memahami dan mengartikulasikan realitas dunia hari ini dengan baik. Alhamdulillah Aira bisa mengerjakan tugasnya dengan baik,” kata AHY.


Lihat postingan ini di Instagram

Beberapa hari yang lalu, Aira, putri saya mendapat tugas dari sekolahnya untuk membuat dan menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris, menjelaskan tentang lockdown dalam masa pandemi covid-19 ini, dan kenapa harus lockdown secara mandiri di rumah. Tentu semua dilakukan di depan komputer, secara virtual. Yang seru, skenarionya: pidato tersebut, harus disampaikan langsung ke hadapan Presiden Jokowi dan jajaran Pemerintahan. Akhirnya Aira pun mengajak papy dan mommy nya berdiskusi tentang berbagai hal untuk bisa menjadi bahan pidatonya tersebut. Menarik sekali, anak kelas 6 SD sudah diajak memahami dan mengartikulasikan realitas dunia hari ini dengan baik. Alhamdulillah Aira bisa mengerjakan tugasnya dengan baik. Semangat ya buat para orang tua yang anak-anaknya juga belajar dan mengerjakan tugas-tugas sekolah di rumah (secara online) selama PSBB ini. Mari didik anak-anak kita agar mereka tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berakhlak mulia. Namun kita juga harus berempati, karena masih banyak anak Indonesia yang tidak memiliki fasilitas dan akses terhadap internet, sehingga tentu sangat sulit untuk melakukan sekolah secara online. Semoga Covid-19 segera berakhir, sehingga anak-anak kita bisa kembali bersekolah seperti sedia kala; bisa kembali berinteraksi dengan teman-temannya; bersama-sama menggapai cita-cita mereka. Selamat Hari Pendidikan Nasional.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Agus Yudhoyono (AHY) (@agusyudhoyono) pada


[psid]